Tim gabungan temukan jenazah Polisi hilang Demi operasi narkoba

Tim gabungan temukan jenazah Polisi hilang saat operasi narkoba

Palangka Raya (ANTARA) – Tim Gabungan akhirnya menemukan jenazah Aiptu Sumariyanto, Member Polres Katingan, Kalimantan Tengah, Minggu yang dilaporkan hilang Demi penggerebekan bandar sabu di Desa Tumbang Kalamei, Kecamatan Katingan Tengah.

“Betul tim gabungan berhasil menemukan jenazah Aiptu Sumariyanto, Sekeliling pukul 09.00 WIB,” kata Kapolres Katingan, AKBP Dodik Hartono Demi dikonfirmasi di Palangka Raya.

Berdasarkan informasi di lapangan, penemuan ini berawal pada Demi Kaum Menonton adanya jenazah yang mengapung dan tersangkut di kayu.

Jasad Aiptu Sumariyanto ditemukan berjarak Sekeliling 8 kilometer dari Letak kejadian, tepatnya di DAS Katingan, Desa Rantau Asem.

“Jasad kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palangka Raya Kepada dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ucapnya.

Sebelumnya, Bripda Nopandri Ramadhana ditemukan Sabtu (04/07) Sekeliling pukul 15:55 WIB.

Keduanya merupakan Member Polres Katingan yang juga turut melakukan penggerebekan terhadap diduga bandar sabu di Desa Tumbang Kalemei.

Demi petugas berhasil mengamankan salah satu terduga pelaku, sejumlah Member keluarga pelaku diduga melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam jenis parang.

Bentrok pun tak terhindarkan. Dalam insiden tersebut, Aiptu Yudhi, personel Satresnarkoba Polres Katingan, gugur akibat serangan senjata tajam.

Seorang Member keluarga terduga pelaku juga dilaporkan tewas.

Sementara itu, peristiwa itu diawali pada Kamis Awal hari Demi aparat melakukan operasi penggerebekan terhadap terduga pelaku tindak pidana narkotika. Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan salah seorang terduga pelaku.

Tetapi situasi berubah ketika sejumlah Member keluarga terduga pelaku diduga melakukan perlawanan terhadap petugas menggunakan senjata tajam Demi proses penangkapan berlangsung.

“Pada Demi salah satu pelaku sudah diamankan, tiba-tiba keluarga pelaku menyerang Member menggunakan parang. Member di lapangan kemudian melakukan tindakan tegas dan terukur sehingga satu orang dari pihak keluarga terduga pelaku meninggal dunia,” ucapnya.

Sebelumnya Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah Inspektur Jenderal Polisi Iwan Kurniawan mengucapkan belasungkawa kepada keluarga almarhum dan menegaskan komitmen Kepada Lanjut memberantas peredaran narkotika.

“Kita harus bersatu melawan narkoba. Jangan memberi ruang bagi para pelaku yang merusak masa depan anak-anak bangsa. Kami Berbarengan pemerintah dan berbagai pihak terkait lainnya akan Lanjut bersinergi dalam upaya pemberantasan narkotika,” katanya.