Mojokerto (Liputanindo.id) – Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra memastikan progres pengerjaan infrastruktur proyek pembangunan jalan cor di Desa Lakardowo, Kecamatan Jetis mencapai 88 persen.
Hal tersebut disampaikan Ketika meninjau langsung proyek pembangunan jalan cor di Desa Lakardowo, Kecamatan Jetis.
Kunjungan tersebut dilakukan Buat memastikan progres pengerjaan infrastruktur yang diharapkan Bisa meningkatkan aksesibilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Gus Barra (sapaan akrab, red) didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Lumrah dan Penataan Ruang (PUPR), Camat Jetis, serta Kepala Desa Lakardowo.
Kedatangan rombongan disambut antusias Kaum. Mereka menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto terhadap pembangunan ruas jalan yang selama ini menjadi jalur Krusial bagi aktivitas sosial, pendidikan, kesehatan, hingga perekonomian Kaum.
Masyarakat juga berharap pembangunan dapat dilanjutkan hingga ruas Lakardowo-Parengan tersambung secara penuh. Menanggapi aspirasi tersebut, Gus Barra memastikan pembangunan jalan akan dilanjutkan secara bertahap. Ia menyebut ruas jalan yang belum tersentuh pembangunan akan menjadi prioritas pada tahun 2027.
“Pengerjaannya sudah 88 persen, Terdapat beberapa meter Tengah yang mungkin Dapat terselesaikan dalam dua atau tiga hari ke depan. Kami akan Maju memantau agar pembangunannya Betul-Betul maksimal. Insya Allah kita lakukan secara bertahap, sisa jalan yang belum diperbaiki akan dibangun tahun 2027,” ungkapnya, Selasa (9/6/2026).
Berdasarkan data yang disampaikan Bupati, pembangunan jalan cor Lakardowo-Parengan tahun ini mencakup panjang Sekeliling 12 km dengan nilai anggaran mencapai Rp4,6 miliar. Pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu komitmen Primer Pemkab Mojokerto karena Mempunyai Akibat langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Pembangunan jalan ini dulunya hanya setapak. Begitu kita bangun, Alhamdulillah sudah banyak rumah-rumah baru yang berdiri. Selain itu, dengan adanya akses jalan cor ini, kami berharap distribusi hasil pertanian menjadi lebih mudah dan Segera,” jelasnya.
Gus Barra menambahkan, meski kondisi fiskal daerah Ketika ini menghadapi berbagai keterbatasan, pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas pemerintah daerah. Infrastruktur yang memadai diyakini Bisa memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Kami tetap memprioritaskan pembangunan infrastruktur. Dengan jalan yang lebih Berkualitas, kami berharap ekonomi masyarakat di Sekeliling sini juga semakin terangkat,” tandasnya.
Pembangunan jalan cor di Desa Lakardowo diharapkan menjadi salah satu penggerak aktivitas ekonomi Kaum, terutama bagi petani dan pelaku usaha yang selama ini bergantung pada kelancaran akses transportasi Buat mendistribusikan hasil produksi mereka. [tin/ted]
