Surabaya (ANTARA) – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya Arif Fathoni memuji langkah Kapolrestabes Surabaya Kombes Polisi Luthfie Sulistiawan memberikan edukasi lewat media sosial sehingga berhasil menghadirkan Persona kepolisian lebih dekat dengan masyarakat.
“Di tengah tingginya perhatian masyarakat terhadap berbagai kasus hukum, kehadiran polisi di media sosial menjadi Langkah yang efektif Kepada menjelaskan proses penegakan hukum secara lebih terbuka,” kata Toni, sapaan akrabnya, di Surabaya, Minggu.
Ia mengatakan masyarakat Kagak hanya mengetahui hasil akhir sebuah perkara, akan tetapi juga dapat memahami proses dan tantangan yang dihadapi aparat di lapangan.
“Melalui konten yang menghibur, tetapi edukatif tersebut, masyarakat Dapat memahami lika-liku penindakan hukum, hambatan-hambatan yang dialami oleh penyidik di lapangan dengan hasil yang bagus,” ujarnya.
Ia mengatakan keterbukaan informasi yang dilakukan Kapolrestabes Surabaya juga membuka ruang partisipasi masyarakat Kepada ikut mengawasi kinerja kepolisian.
Menurutnya, pengawasan publik Malah menjadi indikator meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap institusi Polri.
“Penggunaan medsos oleh Kapolrestabes Surabaya itu juga membuka ruang partisipasi publik Kepada Maju mengawasi kinerja kepolisian. Nah, ketika partisipasi publik Kepada mengawasi kinerja kepolisian terjadi itu berarti kecintaan masyarakat terhadap Polri juga mulai meningkat,” katanya.
Fathoni menambahkan berbagai perkara yang menjadi perhatian publik selama ini telah dijawab oleh jajaran kepolisian melalui langkah-langkah penegakan hukum yang tegas.
Menariknya, proses tersebut Kagak hanya dilakukan di lapangan, tetapi juga dikomunikasikan kepada masyarakat melalui pendekatan yang lebih humanis.
“Perkara-perkara yang menjadi atensi publik telah menjadi Kekuatan bagi jajaran polisi Kepada menjawab rasa keadilan publik dengan penindakan hukum yang progresif, dan disampaikan ke masyarakat melalui konten yang humanis,” ujarnya.
Ia berharap pola komunikasi yang dibangun Kapolrestabes Surabaya dapat menjadi Misalnya bagi instansi vertikal lainnya, khususnya jajaran kepolisian di berbagai daerah.
“Mudah-mudahan ini Dapat menjadi semacam trigger perubahan layanan pada Segala instansi vertikal yang Eksis di Kota Surabaya sehingga masyarakat Surabaya Betul-Betul merasakan sentuhan instrumen negara dalam sendi-sendi kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Ia juga berharap langkah yang dilakukan Kombes Luthfie Sulistiawan dapat menginspirasi jajaran kepolisian di berbagai daerah di Indonesia Kepada membangun komunikasi yang lebih terbuka dan humanis dengan masyarakat.
“Sebagai Wakil Ketua DPRD Surabaya, saya tentu mengapresiasi Ciptaan yang dilakukan Kapolrestabes Surabaya. Mudah-mudahan ini Dapat menginspirasi Segala jajaran Polri se-Indonesia dalam melakukan serangkaian tindakan hukum, agar rasa Kasih masyarakat terhadap Polri Maju mengalami peningkatan,” ujarnya.
