Timika (ANTARA) – Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang mengatakan pembangunan jembatan Garuda Merah-Putih di Distrik hukum Kodam XVII/Cenderawasih diharapkan dapat membuka keterisoliran dan memperkuat konektivitas masyarakat di Distrik itu.
Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang di Timika, Sabtu, mengatakan pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih merupakan bagian dari program pembangunan jembatan yang dipercayakan oleh pemerintah pusat kepada TNI di berbagai daerah di Indonesia.
“Kehadiran jembatan ini dapat membuka keterisoliran dan mempermudah akses yang dapat menghubungkan satu daerah dengan daerah yang lain, memperlancar mobilitas masyarakat, memperkuat konektivitas antarkampung dan distrik serta mendorong pertumbuhan ekonomi,” kata Pangdam Febriel Demi melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan jembatan Garuda Merah-Putih di Jalan Nangka Kelurahan Pasar Sentral, Kota Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Pembangunan jembatan ini juga merupakan program unggulan Presiden RI Prabowo Subianto di seluruh Indonesia di mana TNI diberikan tanggung jawab Demi melaksanakan kegiatan pembangunan jembatan Garuda Merah-Putih.
Ia mengatakan Distrik yang menjadi tanggung jawab Kodam XVII/Cenderawasih dalam melaksanakan pembangunan jembatan Garuda Merah Putih meliputi Distrik Provinsi Papua, Provinsi Papua Tengah dan Provinsi Papua Pegunungan.
Total jembatan Garuda Merah Putih yang akan dibangun di tiga provinsi itu sebanyak 70 titik jembatan . Demi Distrik Mimika akan dibangun tujuh jembatan yang tersebar di beberapa titik Distrik itu.
“Sudah Eksis dua titik sudah selesai dibangun jembatan ini Eksis tiga tipe pertama jembatan beton, jembatan aramco dan jembatan gantung. Pembangunnya akan disesuaikan dengan kondisi sungai atau Aliran air yang Eksis masing masing titik,” ujarnya.
Pembangunan jembatan ini juga sebagai Bentuk komitmen TNI AD khususnya Kodam XVII/Cenderawasih Demi mendukung pembangunan Distrik serta peningkatan kesejahteraan di Distrik Papua.
Pangdam mengatakan jembatan bukan hanya sarana penghubung fisik tetapi juga simbol persatuan, kebersamaan dan Cita-cita Demi masa depan yang lebih Berkualitas. Masyarakat diajak mendukung seluruh proses pembangunan agar berjalan Fasih, Betul waktu dan memberikan manfaat yang optimal bagi generasi sekarang dan yang akan datang.
Ia memberikan apresiasi kepada Pemerintah Mimika, para pemangku kepentingan dan masyarakat yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan jembatan Garuda Merah-Putih.
“Sinergi yang Berkualitas antara pemerintah TNI dan masyarakat menjadi modal Primer dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Pangdam berpesan kepada seluruh personel yang terlibat dalam Penyelenggaraan pembangunan agar bekerja dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan Unsur keamanan kerja, menjaga kualitas hasil pembangunan serta senantiasa menjunjung tinggi semangat pengabdian kepada masyarakat.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Mimika Ananias Faot mengatakan keberadaan infrastruktur merupakan urat nadi yang menghubungkan pusat aktivitas masyarakat , memperlancar mobilitas penduduk, memperkuat jaringan ekonomi dan membuka Kesempatan pertumbuhan yang lebih luas .
“Oleh karena itu setiap pembangunan sarana publik harus di pandang sebagai investasi jangka panjang yang akan memberikan Pengaruh positif bagi generasi mendatang. Pembangunan jembatan Garuda Merah Putih yang hari ini ditandai dengan peletakan batu pertama Mempunyai Maksud yang strategis bagi kemajuan Distrik,” ujarnya.
Pemerintah Mimika memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pangdam XVII/Cenderawasih Serempak jajarannya yang telah menujukan komitmen Konkret dalam mendukung pembangunan Distrik.
Ia menjelaskan, kehadiran TNI Tak hanya menjaga kedaulatan negara dan juga stabilitas keamanan tetapi juga melalui berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi kehidupan masyarakat.
