Pacitan (Liputanindo.id) – Kebutuhan infrastruktur jembatan di Kabupaten Pacitan Lagi tergolong tinggi. Dari total 17 usulan pembangunan yang diajukan melalui program jembatan perintis Garuda, kolaborasi pemerintah pusat Serempak TNI, Jembatan Perintis Garuda hingga kini baru dua titik yang berhasil direalisasikan.
Dua jembatan tersebut berada di Desa Gawang, Kecamatan Kebonagung, dan Desa Pagutan, Kecamatan Arjosari. Keduanya dinilai sangat membantu mobilitas Penduduk, terutama dalam menunjang aktivitas ekonomi dan akses antarwilayah.
Komandan Kodim 0801/Pacitan, Letkol ARH Imam Musahirul, mengungkapkan bahwa capaian tersebut Lagi jauh dari kebutuhan riil di lapangan. Pasalnya, Lagi Eksis 15 usulan lain yang hingga kini belum mendapatkan kepastian realisasi.
“Yang sudah dikerjakan baru dua titik, yakni di Gawang dan Pagutan. Sementara sisanya Lagi menunggu perintah dan persetujuan dari komando atas,” ujarnya ditulis Senin (20/4/2026)
Ia berharap seluruh usulan yang telah diajukan dapat direalisasikan secara bertahap. Bahkan, pihaknya membuka Kesempatan adanya tambahan usulan baru dari desa Kalau memang dibutuhkan.
Jenis jembatan yang akan dibangun nantinya Bukan diseragamkan, melainkan disesuaikan dengan kondisi geografis masing-masing Area. Beberapa opsi Bangunan yang disiapkan antara lain jembatan beton, jembatan gantung, hingga model aramco dan bailey.
Menurut Imam, dua jembatan yang telah rampung dibangun menggunakan model jembatan gantung. Pilihan tersebut dinilai paling efektif Kepada kondisi medan di Letak pembangunan.
“Jembatan gantung dipilih karena lebih sesuai dengan kondisi Area. Kepada Letak lain, nanti akan menyesuaikan kebutuhan dan Watak medan,” jelasnya.
Seluruh usulan pembangunan jembatan tersebut berasal dari pemerintah desa. Proses penentuan titik pembangunan dilakukan melalui koordinasi antara Babinsa dengan kepala desa setempat, guna memastikan Letak yang diprioritaskan Betul-Betul memberikan Akibat langsung bagi masyarakat.
“Babinsa Serempak pemerintah desa menentukan Letak yang paling dibutuhkan, terutama yang Mempunyai Akibat besar bagi aktivitas Penduduk,” pungkasnya. (tri/ted)
