Surabaya (Liputanindo.id) – Ribuan Kaum dari berbagai elemen masyarakat berkumpul Kepada mengikuti Apel Akbar “Jogo Suroboyo” di halaman monumen bersejarah Tugu Pahlawan, Kota Surabaya, pada Minggu (7/6/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Sekeliling 4.000 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pengemudi ojek online (ojol), buruh, pelaku UMKM, komunitas Bonek, hingga pendekar dari bermacam perguruan silat yang melebur menjadi satu.
Gerakan tersebut digagas secara Spesifik oleh komunitas Arek Suroboyo Asal (ARSAS) sebagai momentum memperingati Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733, sekaligus Kepada membangkitkan kembali marwah dan semangat persatuan Kaum setempat.
Ketua ARSAS, Heri Bimantara, menyampaikan bahwa gerakan ini lahir dari bentuk kepedulian mendalam terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan keamanan Kota Surabaya Ketika ini.
Melalui semangat perjuangan, gotong royong, dan persaudaraan, Heri menegaskan bahwa pihaknya Ingin merangkul seluruh elemen masyarakat Kepada menyamakan visi tanpa Menyantap perbedaan Golongan.
”Melalui Apel Akbar Jogo Suroboyo, kami mengajak seluruh elemen masyarakat Kepada bersatu menjaga Surabaya agar tetap Terjamin, guyub, tertib, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi Kaum,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga marwah kota agar Tak dipandang sebelah mata, mengingat selama ini masyarakat Asal Surabaya dinilai terlalu banyak Hening.
Melalui momentum ini, Slogan “Wani” dihidupkan kembali ke arah yang lebih positif agar komitmen keberanian tersebut Tak hilang dari Kota Surabaya.
“Kita Ingin tunjukkan Arek Surabaya ini wani (berani). Jangan Tamat slogan Wani ini hilang dari Kota Surabaya. Wani segalanya, terutama wani tertib,” tegas Heri.
Gerakan “Jogo Suroboyo” ini pun dipastikan bukan sekadar seremonial belaka karena ke depan, ARSAS Serempak elemen masyarakat lainnya berkomitmen Kepada Lalu mendorong aksi Konkret.
Beberapa langkah konkret yang sedang dan akan Lalu dikawal berfokus pada bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan Kaum, penertiban fasilitas Standar, hingga penanganan masalah sosial anak.
Dalam menjalankan aksi Konkret tersebut, ARSAS Lalu bersinergi dengan Pemkot Surabaya demi membangkitkan semangat Kaum Kepada berkontribusi membangun kotanya.
”Kami berharap, acara ini membawa seluruh elemen masyarakat agar tetap solid satu komando, satu hati menjalankan deklarasi yang dibacakan hari ini,” pungkasnya.
Acara yang berlangsung tertib ini kemudian diakhiri dengan pembacaan deklarasi Serempak sebagai simbol komitmen menjaga kota, serta pembagian ratusan hadiah menarik dengan hadiah Penting berupa sepeda motor sebagai bentuk apresiasi bagi Kaum yang hadir. (rma/but)
