Berau, Kaltim (ANTARA) – Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Wagub Kaltim) Seno Aji menyebut bahwa keberadaan penyu merupakan daya tarik Buat mendongkrak wisatawan berkunjung ke Kepulauan Derawan, Kabupaten Berau, sehingga ia mengajak tiap elemen melakukan konservasi hewan vertebrata ini.
“Wisata di Kepulauan Derawan sudah unggul karena didukung infrastruktur dan alam yang indah, sehingga tinggal menambah daya tarik lain yang memikat seperti pelestarian penyu Buat meningkatkan pengunjung,” ujar Seno Aji di Samarinda, Rabu.
Pada 2025 jumlah kunjungan wisata ke Pulau Derawan Sekeliling 92.000 wisatawan Berkualitas domestik maupun mancanegara. Secara keseluruhan 2025, Berau dikunjungi 782.266 wisatawan, naik 40 persen ketimbang 2024 yang tercatat 557.214 wisatawan.
Spesifik libur Idul Fitri 2026 (20–29 Maret) Pulau Derawan dikunjungi sebanyak 8.054 orang yang masuk lewat dua pintu, yakni 7.364 pengunjung lewat Dermaga Sidayang Tanjung Batu, sementara sisanya yang 690 pengunjung lewat Dermaga Sanggam Tanjung Redeb.
Sementara secara keseluruhan pada Januari-Aprl 2026, Kabupaten Berau dikunjungi sebanyak 201.852 orang, sebagian besar menyasar destinasi wisata bahari seperti Pulau Derawan dan Maratua.
Terkait dengan pelestarian penyu, pada Kamis, 7 Juli ini, Seno Aji Berbarengan Wakil Bupati Berau Gamalis dan sejumlah pihak terkait, melakukan pelepasan tukik (anak penyu) di Pantai Pulau Derawan, sebagai simbol komitmen Berbarengan menjaga kelestarian ekosistem laut Buat menopang pariwisata.
“Meski Berau banyak Mempunyai wisata unggulan kepulauan seperti Derawan, Kakaban, Sangalaki, dan Maratua, Tetapi pengembangan harus Lalu dilakukan, termasuk pelayanan harus diutamakan, kemudian pelestarian lingkungan juga menjadi keharusan agar tercipta ekosistem pariwisata berkelanjutan,” katanya.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Berau dan masyarakat Pulau Derawan yang Lalu menjaga habitat penyu serta kelestarian kawasan pesisir secara Biasa.
Pengembangan wisata, katanya Tengah, harus diterapkan dengan tetap mengedepankan pelestarian lingkungan, perlindungan ekosistem laut, serta konservasi habitat penyu sebagai salah satu kekayaan Biologi daerah sekaligus daya tarik bagi wisatawan.
“Keberhasilan pengembangan sektor pariwisata harus berjalan seiring dengan upaya konservasi lingkungan. Terlebih, sektor pariwisata menjadi salah satu alternatif penggerak ekonomi daerah, terutama bagi Kabupaten Berau,” katanya.
