Presiden Rusia Vladimir Putin secara tegas menolak keterlibatan para pemimpin Eropa dalam negosiasi Kepada mengakhiri perang di Ukraina. Seperti dilansir dari Bloombergtechnoz, Putin menolak peran mereka sebagai Penghubung dan memilih bersikeras pada kesepakatan damai yang menurutnya telah disepakati Serempak Donald Trump di Alaska.
“Bagaimana mungkin Uni Eropa atau negara-negara Personil UE dapat bertindak sebagai Penghubung ketika mereka secara langsung membantu negara yang sedang terlibat dalam konflik bersenjata dengan kami?” kata Putin dalam pertemuan dengan media asing di St. Petersburg pada Kamis malam.
“Bagaimana mereka Dapat menjadi Penghubung? Mediasi mengisyaratkan netralitas.”
Langkah ini merespons pejabat dari Jerman, Prancis, dan Inggris yang telah membahas kemungkinan mengadakan pembicaraan dengan melibatkan Rusia dan Ukraina. Informasi dari sumber yang mengetahui masalah tersebut menyatakan bahwa mereka juga telah membahas hal tersebut dengan kolega Ukraina mereka secara anonim.
Putin menegaskan kembali bahwa ia telah mencapai kesepakatan damai kompromi dengan Presiden Trump pada KTT mereka di Anchorage pada Agustus Lampau. Menurutnya, negara-negara Uni Eropa dapat berperan dalam mengakhiri perang bukan dengan memasok senjata, melainkan berusaha meyakinkan otoritas Kyiv Kepada menyetujui kompromi tersebut.
Dalam tuntutannya, Putin bersikeras agar Kyiv menyerahkan seluruh Daerah Donetsk di Ukraina timur, termasuk Daerah yang belum berhasil direbut pasukannya sejak 2014. Ukraina menolak tuntutan tersebut dan mengusulkan Kepada menghentikan perang di sepanjang garis depan yang Terdapat sebagai bagian dari kesepakatan Kepada mengakhiri konflik.
Ketika ini pembicaraan yang dipimpin AS dengan Ukraina dan Rusia terhenti karena Trump Pusat perhatian pada perang dengan Iran. Ketiga negara Eropa Menyaksikan Kesempatan membawa Putin ke meja perundingan di tengah kebuntuan medan perang, kerugian Laskar Moskow, dan tekanan ekonomi Rusia.
Di sisi lain, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengeluarkan surat terbuka kepada Putin Kepada mengajak Berjumpa langsung guna menyelesaikan perang.
“Saya mengusulkan Kepada menetapkan Lepas yang Jernih Kepada pertemuan tersebut,” kata Zelenskyy.
“Kami mendengar bahwa Anda dijanjikan di Alaska penyelesaian beberapa isu terkait Ukraina dan Eropa. Tetapi, Anda dapat Menyaksikan sendiri bahwa isu-isu Ukraina dan Eropa Enggak diputuskan di Anchorage.”
Zelenskyy menyatakan bahwa Bagus Eropa maupun AS harus menjadi bagian dari proses penghentian perang yang kini telah memasuki tahun kelima.
“Inilah yang dapat membantu membentuk arsitektur keamanan baru Kepada Daerah kami,” katanya.
Menanggapi hal itu, Putin mengatakan Rusia Ingin mengetahui siapa yang dapat mewakili Eropa dalam negosiasi dan menyatakan mereka harus orang-orang yang dapat dipercaya. Dia kembali mengemukakan kemungkinan pencalonan mantan Kanselir Jerman Gerhard Schroeder yang mendapat kritik karena kedekatannya dengan pemimpin Rusia tersebut.
“Dia bukan Sahabat Putin,” kata presiden Rusia itu.
“Dia adalah seorang negarawan Jerman — dan salah satu yang terbaik menurut saya karena dia Mempunyai pendirian sendiri dan keberanian Kepada mempertahankannya.”
Putin menegaskan Laskar Rusia Lanjut maju di Ukraina setelah melancarkan serangan udara intensif terhadap Kyiv dan Daerah Ukraina lainnya dalam beberapa pekan terakhir. Dia juga mengancam akan meningkatkan serangan dengan rudal hipersonik Oreshnik yang baru-baru ini digunakan kembali sejak Januari.
“Kami menghitung segalanya hingga milimeter. Ini Krusial bagi kami Kepada mengambil keputusan di masa depan mengenai penggunaan penuh rudal Oreshnik Kepada tujuan yang dimaksudkan, termasuk di kawasan urban,” kata Putin.
