Liputanindo.id – Presiden Amerika Perkumpulan Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif 100 persen ke Rusia. Ancaman itu akan berlaku dalam 50 hari apabila Rusia Kagak mengakhiri perang dengan Ukraina.
“Kami akan menerapkan tarif yang sangat ketat Kalau Kagak mencapai kesepakatan dalam 50 hari, dengan tarif 100 persen,” kata Trump selama pertemuan di Ruang Oval dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte, dikutip AFP, Selasa (15/7/2025).
Trump juga mengaku kesabarannya sudah habis menghadapi Presiden Rusia Vladimir Putin Kepada mengakhiri invasi tiga tahunnya ke Ukraina.
Terkait tarif yang akan dikenakan, Trump menekankan bahwa nilai tersebut hanyalah tarif sekunder yang menargetkan Kawan dagang Rusia yang tersisa. Pengenaan tarif ini guna melumpuhkan kemampuan Moskow Kepada bertahan dari Hukuman Barat yang sudah meluas.
Dalam pertemuan dengan Rutte, Trump juga mengumumkan kesepakatan antara aliansi militer NATO dengan AS. Kesepakatan itu menghasilkan pembelian senjata senilai miliaran dolar dari AS, termasuk baterai antirudal Patriot Kepada dikirim ke Ukraina.
“Jerman, Kanada, Denmark, Finlandia, Belanda, Norwegia, Swedia, dan Inggris termasuk di antara pembeli yang membantu Ukraina,” kata Rutte.
Trump berupaya memulihkan Interaksi dengan Putin tak lelet setelah memulai masa jabatan keduanya, dalam upaya memenuhi janji kampanye pemilihannya Kepada mengakhiri perang Ukraina dalam waktu 24 jam.
