Ronaldo Ukir Rekor Baru Ketika Portugal Pesta Gol ke Gawang Uzbekistan

Foto BeritaJatim.com

Surabaya (Liputanindo.id) – Cristiano Ronaldo menjawab keraguan yang sempat muncul usai hasil imbang Portugal pada laga sebelumnya dengan penampilan gemilang Ketika menghadapi Uzbekistan.

Kapten Portugal itu mencetak dua gol dan membawa timnya menang telak 5-0 dalam lanjutan fase grup Piala Dunia, Rabu (24/6/2026) Pagi hari WIB.

Sorotan sempat mengarah kepada Ronaldo setelah Portugal hanya bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo. Bahkan, muncul desakan agar Instruktur Roberto Martínez mencadangkan penyerang veteran tersebut. Tetapi, Ronaldo membungkam kritik dengan membuka Keistimewaan Portugal Ketika laga baru berjalan enam menit.

Gol tersebut sekaligus mengukir sejarah baru bagi pemain berusia 41 tahun itu. Ronaldo menjadi pesepak bola pertama yang Pandai mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia berbeda.

Tak hanya itu, pada usia 41 tahun 138 hari, Ronaldo kini tercatat sebagai pencetak gol tertua kedua dalam sejarah Piala Dunia. Ia hanya kalah dari legenda Kamerun, Roger Milla, yang mencetak gol pada Piala Dunia 1994 Ketika berusia 42 tahun 39 hari.

Portugal menggandakan Keistimewaan pada menit ke-14. Ketika tim mendapat tendangan bebas di depan kotak penalti Uzbekistan, banyak pihak memperkirakan Ronaldo akan menjadi eksekutor.

Tetapi, Nuno Mendes mengambil alih tugas tersebut dan sukses melepaskan tendangan melengkung yang mengubah skor menjadi 2-0.

Foto BeritaJatim.comFoto BeritaJatim.com

Ronaldo akhirnya mencetak gol keduanya menjelang turun minum. Berawal dari serangan balik Segera, Bruno Fernandes mengirim umpan terobosan yang berhasil dimanfaatkan Ronaldo Demi menjebol gawang Uzbekistan.

Gol tersebut menjadi gol ke-10 Ronaldo sepanjang penampilannya di Piala Dunia. Catatan itu membuatnya melampaui torehan legenda Portugal, Eusebio, sekaligus menjadi pencetak gol terbanyak Portugal sepanjang sejarah Piala Dunia.

Dua gol ke gawang Uzbekistan juga menambah koleksi gol Global Ronaldo menjadi 145 gol. Jumlah tersebut semakin mengukuhkan statusnya sebagai pencetak gol terbanyak di level tim nasional, unggul 23 gol dari rival lamanya, Lionel Messi.

Portugal Lanjut mendominasi permainan pada babak kedua. Gol keempat lahir pada menit ke-60 melalui gol bunuh diri pemain Uzbekistan. Sementara Rafael Leão melengkapi pesta gol Portugal pada menit ke-87 setelah memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti.

Kemenangan meyakinkan ini membawa Portugal ke puncak klasemen Grup K dengan raihan poin unggul satu Bilangan atas Kolombia yang Lagi akan menghadapi Republik Demokratik Kongo.

Portugal selanjutnya akan menjalani laga penentuan melawan Kolombia pada pertandingan terakhir fase grup yang dijadwalkan berlangsung Sabtu (27/6/2026) malam waktu setempat. (faw/ted)