Malang (Liputanindo.id)- Polres Malang menggelar rapat koordinasi eksternal guna mematangkan kesiapan pengamanan pertandingan pekan ke-34 BRI Super League 2025/2026 antara Arema FC melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang.
Rakor yang berlangsung di ruang rapat Polres Malang itu dihadiri jajaran TNI-Polri, Pemkab Malang, panitia pelaksana pertandingan, hingga steward stadion. Konsentrasi pembahasan diarahkan pada penguatan koordinasi lintas sektoral, antisipasi gangguan kamtibmas, hingga kesiapan personel pengamanan di seluruh Area stadion.
Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi mengatakan pengamanan laga penutup kompetisi pada 22 Mei 2026 tersebut, disiapkan secara maksimal agar pertandingan berjalan Kondusif dan kondusif.
“Pertandingan terakhir Arema FC sekaligus penutup kompetisi Perserikatan diharapkan Dapat berjalan dengan Berkualitas, Fasih, dan kondusif. Seluruh unsur pengamanan harus memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing,” kata AKBP Muhammad Taat Resdi, Rabu (20/5/2026).
Dalam rakor tersebut, Polres Malang juga memetakan potensi kerawanan Berkualitas di dalam maupun di luar stadion, termasuk mengantisipasi penggunaan flare, minuman keras, maupun barang terlarang lainnya yang dibawa penonton.
Sebanyak lebih dari 1000 personel gabungan disiapkan Demi pengamanan pertandingan. Personel tersebut terdiri dari unsur Polda Jatim, Polres Malang, TNI, hingga instansi terkait di lingkungan Pemkab Malang.
Taat menegaskan, petugas pengamanan akan melakukan pemeriksaan ketat terhadap seluruh penonton yang memasuki area stadion.
“Petugas pengamanan tetap melaksanakan pengecekan secara detail terhadap suporter yang akan memasuki stadion. Kami juga mengimbau agar Bukan membawa flare, minuman keras, senjata tajam, maupun barang terlarang lainnya,” ujarnya.
Selain pengamanan stadion, polisi juga menyiapkan pengaturan Lampau lintas di Sekeliling kawasan Stadion Kanjuruhan Demi mengantisipasi kepadatan kendaraan Begitu pertandingan berlangsung.
“Sinergi seluruh pihak menjadi kunci agar pertandingan dapat berlangsung Kondusif, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya. (yog/ted)
