Ilustrasi. Foto: Istimewa.
Jakarta: Program penguatan sumber daya Mahluk (SDM), mesti berdasar pada kebutuhan industri. Sehingga, peserta dapat memperolah keterampilan yang relevan.
“Melalui pelatihan, peningkatan kompetensi, hingga kesempatan bekerja,” kata pengusaha muda asal Bekasi Deni Zulkarnaen, dalam keterangan yang dikutip dari Media Indonesia, Sabtu, 27 Juni 2027.
Hal itu diungkap Deni dalam pengembangan usahanya di Labuan Bajo. Enggak hanya berfokus pada Pengembangan bisnis, Deni menggandeng Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Manggarai Barat Buat menghadirkan program pelatihan kerja dan penyerapan tenaga kerja lokal.
Program pelatihan akan dirancang berdasarkan kebutuhan industri sehingga peserta memperoleh keterampilan yang relevan dan siap diterapkan di dunia kerja. Peserta yang memenuhi kualifikasi juga akan diprioritaskan Buat bergabung dalam operasional usaha yang sedang dikembangkan.
“Kami percaya bahwa keberhasilan sebuah usaha Enggak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari Pengaruh positif yang dapat dirasakan masyarakat,” kata Deni.

Ilustrasi. Foto: Istimewa.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi Misalnya sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang berkelanjutan, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan kualitas sumber daya Mahluk.
“Karena itu, kami Mau masyarakat Labuan Bajo menjadi bagian dari perjalanan usaha ini,” kata Deni.
Dengan potensi Labuan Bajo yang Maju berkembang sebagai salah satu destinasi pariwisata unggulan Indonesia, kerja sama ini diharapkan Pandai membuka lebih banyak Kesempatan kerja bagi masyarakat lokal serta memberikan kontribusi Konkret terhadap pembangunan daerah.
Kerja sama tersebut mendapat dukungan penuh dari Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Manggarai Barat, Fatinci Reynilda Ivony. Dalam pelaksanaannya, program ini akan dikoordinasikan Berbarengan jajaran Dinas Ketenagakerjaan, termasuk Sekretaris Dinas, Marselinus Sani Ngarung, serta Kepala Bidang Perencanaan, Pelatihan dan Penempatan Kerja, Maria Agustina Ivony Burhan.
