PREVIEW PSIM Vs Madura United: Laskar Sape Kerrab Wajib Menang Demi Hindari Degradasi

Foto BeritaJatim.com

Surabaya (bweritajatim.com) – PSIM Yogyakarta dan Madura United sama-sama memburu kemenangan Begitu bentrok pada pekan ke-33 Super League 2025/2026. Kedua tim bersua di Stadion Sultan Mulia, Bantul pada Minggu (17/5/2026) malam.

Laskar Sape Kerrab datang ke Bantul dengan tekanan tinggi setelah kekalahan dari Bhayangkara Presisi Lampung FC dalam laga sebelumnya. Tiga poin di Bantul menjadi Sasaran Istimewa Madura United demi menjaga Kesempatan bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan.

Caretaker Madura United, Rakhmat Basuki mengatakan bahwa timnya telah melakukan Penilaian menyeluruh dan Pusat perhatian membenahi sejumlah kelemahan menjelang duel kontra PSIM Jogja.

“Saya rasa secara persiapan kita cukup bagus selama ini, anak-anak juga Pusat perhatian pada pertandingan besok. Kita sepakat bahwa besok adalah pertandingan yang Krusial,” kata Rakhmat Basuki.

Ia menegaskan bahwa seluruh pemain Mempunyai motivasi tinggi Buat Terbangun dan memberikan performa terbaik di laga Lawatan tersebut. “Yang Terang, kami harus kerja keras. Harus mengeluarkan yang terbaik pada pertandingan besok. Dan kami juga Ingin memastikan bahwa kita akan stay di Super League,” ujarnya.

Gelandang Madura United, Jordy Wehrmann juga menyebut pertandingan Musuh PSIM ibarat partai final bagi timnya. Pemain asal Belanda itu memastikan seluruh skuad Pusat perhatian penuh Buat membawa pulang kemenangan. “Kami datang ke sini dengan misi menang, itu yang kami inginkan. Kami akan kerja keras besok,” tambahnya.

Di sisi lain, PSIM tetap mengincar kemenangan meski lawannya sedang berada dalam tekanan degradasi. Instruktur PSIM, Jean-Paul van Gastel menegaskan bahwa timnya Tak akan mengendurkan permainan pada laga kandang terakhir musim ini. “Instruksinya sangat Terang, kami mencoba memenangkan setiap pertandingan,” kata Van Gastel.

Ia mengakui situasi Madura United Bisa memengaruhi jalannya laga. Tetapi, PSIM disebut tetap Pusat perhatian pada Sasaran sendiri setelah sukses mengakhiri tren negatif lewat kemenangan 2-0 atas Malut United pekan Lampau.

“Tergantung sedikit bagaimana hasil Solo hari ini, itu mungkin akan memengaruhi taktik atau semangat dari Madura. Tergantung apakah mereka sudah Terjamin atau Lagi harus berjuang Buat degradasi,” ujarnya.

Van Gastel juga menilai Madura United sebagai Musuh yang sulit ditaklukkan karena Mempunyai pola permainan efektif, terutama Begitu bertahan dan melakukan serangan balik Segera.

“Di Perserikatan Indonesia Tak Eksis pertandingan yang mudah karena setiap tim sangat kompetitif. Madura mengoleksi banyak poin di akhir musim ini dengan bermain low block dan transisi. Sangat sulit menghadapi tim yang bermain seperti itu di level mana pun,” jelasnya.

Meski demikian, PSIM bertekad menutup laga kandang musim ini dengan kemenangan di depan pendukung sendiri. “Kami Ingin memberikan kemenangan Buat suporter. Pada akhirnya kami bermain sepak bola Buat para suporter, jadi kemenangan besok sangat Krusial,” ucap Van Gastel. (faw/kun)