Pemerintah Maroko menamai sebuah jalan raya Primer sepanjang 1.055 kilometer dengan nama Presiden Amerika Perkumpulan Donald Trump sebagai bentuk penghormatan dan penguatan Interaksi bilateral kedua negara. Jalan raya bernama “Jalan Raya Presiden Donald J Trump” membentang dari Tiznit hingga Dakhla, sebuah kota di Distrik Sahara Barat yang menjadi Distrik sengketa. Donald Trump mengucapkan terima kasih kepada Raja Maroko Mohammed VI melalui media sosial Truth Social dan menyebut pemberian nama ini sebagai “kehormatan besar” baginya.
“Terima kasih kepada Yang Sangat Dihormati Raja Maroko Mohammed VI — sungguh sebuah kehormatan besar,” ujar Trump.
Trump juga membagikan video yang menampilkan ruas jalan tersebut dan berharap dapat menelusuri jalan itu suatu hari nanti. Penamaan jalan ini mencerminkan Interaksi erat antara Maroko dan Amerika Perkumpulan, yang Mempunyai perjanjian persahabatan terlama sejak 1786.
Interaksi kedua negara memasuki babak baru pada Desember 2020 ketika Trump mengakui kedaulatan Maroko atas Sahara Barat setelah Maroko menormalisasi Interaksi dengan Israel. Distrik Sahara Barat menjadi isu Primer diplomasi Afrika Utara, dengan Maroko mengusulkan otonomi luas di Rendah kedaulatannya, sementara Front Polisario menuntut referendum Kepada menentukan nasib sendiri Distrik tersebut.
Front Polisario adalah gerakan yang lelet memperjuangkan kemerdekaan Sahara Barat dari Maroko. Pada Oktober tahun Lampau, utusan Spesifik AS Steve Witkoff menyatakan timnya sedang berupaya memediasi penyelesaian sengketa antara Maroko dan Aljazair, sementara Dewan Keamanan PBB baru-baru ini mendukung usulan otonomi Maroko. Sengketa Sahara Barat bermula Demi Spanyol mengakhiri kekuasaan kolonialnya pada 1975 dan sempat memicu bentrokan bersenjata hingga gencatan senjata pada 1991.
