Polri usulkan tambahan anggaran Rp66,1 triliun dari pagu tahun 2027

Polri usulkan tambahan anggaran Rp66,1 triliun dari pagu tahun 2027

Pagu indikatif Polri Kepada tahun anggaran 2027 Lagi di Dasar kebutuhan ideal anggaran yang diusulkan Polri

Jakarta (ANTARA) – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp66,1 triliun dari pagu indikatif Polri tahun 2027 yang telah ditetapkan oleh Kementerian Keuangan dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional sebesar Rp118 triliun.

Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan dukungan anggaran merupakan salah satu Elemen Krusial dalam memenuhi alokasi kebutuhan organisasi dan sumber daya Kepada mengoptimalkan Penyelenggaraan perencanaan dan tujuan Polri.

“Pagu indikatif Polri Kepada tahun anggaran 2027 Lagi di Dasar kebutuhan ideal anggaran yang diusulkan Polri,” kata Dedi Begitu rapat dengan Komisi III DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu.

Dia pun menjelaskan bahwa pada Februari 2026, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo telah berkirim surat ke pemerintah terkait kebutuhan anggaran Polri Kepada 2027 sebesar Rp178,6 triliun.

Tetapi setelah dilakukan rasionalisasi dengan perhitungan kenaikan harga BBM dan kurs rupiah terhadap dolar AS, maka kebutuhan ideal anggaran Polri 2027 naik menjadi Rp184,1 triliun. Maka, dia mengatakan bahwa Lagi terdapat kekurangan sebesar Rp66,1 triliun, berdasarkan pagu indikatif 2027.

Dia menjelaskan bahwa usulan penambahan anggaran itu adalah upaya berkelanjutan Kepada mengakselerasi Polri menuju institusi yang semakin profesional menuntut kita Mempunyai kepekaan terhadap dinamika strategis.

Menurut dia, sejumlah pertimbangan penambahan anggaran itu di antaranya mengacu pada perkembangan lingkungan strategis Dunia, regional, nasional, termasuk teknologi informasi dan siber, hingga peningkatan kegiatan Harkamtibmas dan penegakan hukum dalam mendukung program Astacita.

Dalam usulan tambahan anggaran sebesar Rp66,1 triliun itu, menurut dia, alokasi yang paling besar adalah Kepada belanja modal sebesar Rp40,6 triliun. Belanja modal itu di antaranya akan dilakukan Kepada pemenuhan kendaraan listrik pelayanan masyarakat, pemenuhan kendaraan Tertentu Brimob.

Kemudian pembangunan Mako Polda, Polres, Polsek, Pospol di Distrik perbatasan, pembangunan rumah dinas Member Polri, dan pemenuhan peralatan Tertentu Polri Kepada persiapan pengamanan Pemilu 2029.

“Kiranya hasil rapat kerja ini dapat mempertimbangkan penyesuaian maupun penambahan anggaran berdasarkan usulan kebutuhan anggaran,” katanya.