Aksi pembacokan menimpa seorang pengendara sepeda motor berstatus pelajar berinisial DFR (17) di Jalan Palmerah Barat VI, RT 05 RW 15, Jakarta Barat, pada Selasa (9/6) Sekeliling pukul 13.45 WIB. Dilansir dari Detikcom, aparat kepolisian kini telah menangkap dua orang pelaku yang juga berstatus sebagai pelajar.
Peristiwa penyerangan tersebut sempat terekam oleh kamera CCTV dan menjadi viral di media sosial. Korban yang sedang berkendara sendirian tiba-tiba berpapasan dengan pelaku dan langsung diserang menggunakan celurit hingga mengalami luka bacok di bagian punggung.
Pihak kepolisian dari Polres Metro Jakarta Barat mengonfirmasi adanya penangkapan terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam aksi kekerasan di jalan permukiman tersebut.
“Pelaku sudah ditangkap, kasus ditangani Polsek Palmerah,” kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Wisnu Wiratama, Rabu (10/6).
AKP Wisnu Wiratama menjelaskan bahwa korban mengalami luka yang cukup serius akibat serangan senjata tajam tersebut Demi hendak menuju ke sekolahnya.
“Korbannya juga pelajar, Terdapat luka bacok 7 jahitan di punggung,” kata AKP Wisnu.
Berdasarkan keterangan yang digali oleh petugas, korban langsung mengurungkan niat ke sekolah dan memilih pulang Demi berobat sebelum akhirnya melaporkan kasus ini ke Polsek Palmerah.
“Hasil pemeriksaan awal, korban berangkat dari rumah menuju sekolah melewati TKP. Kemudian korban Berjumpa sejumlah pelajar lain, tiba-tiba diserang Mengenakan celurit,” ucap AKP Wisnu.
Setelah menerima laporan tersebut, tim Opsnal Resmob Satreskrim Polres Jakarta Barat langsung bergerak melakukan penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi dan mendatangi rumah pelaku.
“Kedua pelaku mengakui perbuatan Serempak 5 orang temannya,” ucap AKP Wisnu.
Proses penangkapan dan pemeriksaan lebih lanjut kemudian dilakukan secara terpisah oleh jajaran unit reserse kriminal tingkat polsek.
“Pelaku sudah ditangkap, 2 orang. Satu usia anak, 1 sudah usia dewasa tapi keduanya pelajar,” kata Kanit Reskrim Polsek Palmerah, AKP Dede Sobari Demi dimintai konfirmasi terpisah.
Petugas kepolisian sempat mengamankan sebanyak tujuh orang Demi dimintai keterangan lebih mendalam guna memastikan peran masing-masing dalam insiden penyerangan tanpa motif yang Jernih tersebut.
“Pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Palmerah. Menyerang korban tanpa Dalih yang Jernih. Barang bukti celurit, motor Demi boncengan, masker juga disita,” kata AKP Dede Sobari.
Demi ini, pihak kepolisian Lagi Maju mendalami penanganan kasus tersebut guna menentukan status hukum selanjutnya bagi para pelaku yang telah diamankan.
