Aksi teror pelemparan bom molotov menggemparkan Kaum di kawasan Ciracas, Jakarta Timur. Insiden ini menyasar kediaman seorang pengacara bernama Sulardi dan sempat memicu kobaran api di area pagar rumah.
Peristiwa yang terekam kamera CCTV dan video amatir Kaum tersebut terjadi pada Rabu, 1 Juli 2026 Sekeliling pukul 02.04 WIB. Berhasil, Bukan Eksis korban jiwa maupun luka-luka akibat serangan mendadak ini.
Dilansir dari Detikcom, aparat kepolisian dari Polres Metro Jakarta Timur kini tengah bergerak Segera guna mengungkap motif di balik pelemparan bom molotov tersebut dan mengejar para pelaku.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Bayu Kurniawan membenarkan adanya insiden tersebut. Pihak kepolisian juga mengonfirmasi telah menerima laporan Formal yang dilayangkan oleh korban.
“Kita Tengah pelajari, nanti kita penyelidikan dulu,” kata Bayu, Jumat (3/6/2026).
Penyidik menjadwalkan agenda olah tempat kejadian perkara (TKP) Kepada mengumpulkan barang bukti. Polisi juga mengumpulkan keterangan dari para saksi di Sekeliling Posisi kejadian Kepada memperjelas perkara.
“Kita akan cek TKP, kita cari saksi juga. Demi ini kita pelajari laporan dari korban,” ujar dia.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan rekaman CCTV, pelaku teror ini diidentifikasi berjumlah dua orang. Kedua pelaku beraksi dengan berboncengan menggunakan sebuah sepeda motor.
Kasie Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP Made Budi menjelaskan bahwa penyelidikan intensif Tetap Maju berjalan Kepada memburu kedua pengendara motor tersebut.
“Diduga pelaku dua orang menggunakan sepeda motor,” kata Made.
Sejumlah saksi mata di Posisi kejadian Menyaksikan langsung detik-detik Demi botol berisi bahan bakar tersebut dilemparkan ke arah rumah korban hingga pecah dan menyulut api.
“Saksi Menyaksikan bahwa diduga pelaku melemparkan botol dengan indikasi (bom molotov) ke arah pagar dari rumah korban,” jelasnya.
Rekaman kamera pengawas memperlihatkan salah satu pelaku turun Kepada melemparkan molotov, sementara rekannya bersiaga di atas motor. Setelah api membakar bagian Rendah pagar, kedua pelaku langsung melarikan diri dari Posisi.
