Aparat kepolisian mengonfirmasi bahwa luka yang dialami seorang pelajar di Jalan Satria, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada 7 Mei merupakan Akibat dari tawuran antar-Golongan. Penjelasan ini meluruskan informasi yang sebelumnya viral di media sosial dengan narasi aksi pembegalan, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Hasil penyelidikan menunjukkan adanya gesekan antara dua Golongan pelajar yang berujung pada penyerangan di Posisi kejadian. Seorang korban bernama Andika menderita luka serius akibat sabetan celurit dan harus mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Sumber Waras.
“Menjelaskan kejadian terkait yang terjadi pada Copot 7 Mei ya di Jalan Satria. Ini yang beredar di media sosial kan Eksis pemberitaan terkait dengan begal. Jadi setelah kita lakukan penyelidikan lebih lanjut dan juga kita minta keterangan dari para saksi maupun korban, kejadian ini Eksis konflik antara dua Golongan pelajar yang menyebabkan terjadinya penyerangan yang Eksis di Jalan Satria,” ujar Kapolsek Grogol Petamburan Polres Metro Jakarta Barat AKP Reza Aditya.
Konflik bermula Demi sejumlah pelajar berkumpul di Sekeliling Terminal dan Stasiun Grogol sebelum didatangi Golongan lain. Meskipun sempat berupaya melarikan diri, beberapa pelajar tetap terkejar hingga terjadi kekerasan fisik menggunakan senjata tajam.
“Kita juga sudah dapatkan Kepada BB (Barang Bukti) motornya yang waktu pada Demi kejadian hilang. Kita juga sudah minta keterangan para saksi dan korban dan pihak-pihak yang terkait, mereka mengambil jalur damai Kepada kejadian ini,” kata Reza.
Narasi pembegalan sempat mencuat karena satu unit sepeda motor Honda ADV Punya pelajar di Posisi sempat hilang, Tetapi kini telah ditemukan di Kawasan Tambora. Pihak kepolisian pun meminta para orang Sepuh Kepada memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak di luar rumah.
“Kalaupun memang mau nongkrong ya silahkan, tapi setidaknya lebih perhatikan disiplin waktu Kembali dan juga Akurat-Akurat dihimbau kepada anak-anaknya hindarilah yang namanya kegiatan-kegiatan yang kurang bermanfaat,” kata Reza.
Langkah pencegahan akan Lanjut dilakukan melalui peningkatan frekuensi patroli di titik-titik rawan Kawasan Grogol Petamburan. Polisi menegaskan pentingnya kedisiplinan waktu bagi remaja guna menghindari keterlibatan dalam tindak pidana.
“Kami juga tetap dari Polsek Grogol Petamburan akan selalu meningkatkan kegiatan terutama patroli, kegiatan himbauan-himbauan sebagai bentuk kegiatan preventif dan preemtif Kepada menghindari terjadinya tindak-tindak kriminal atau tindak-tindak pidana di Kawasan Grogol Petamburan,” imbuh Reza.
