Kami Lalu berkoordinasi dengan Komdigi Kepada menghapus situs maupun konten yang mempromosikan judi daring
Medan (ANTARA) – Polda Sumatera Utara Lalu berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Kepada menekan penyebaran promosi judi daring, termasuk melalui komentar berisi spam di berbagai platform media sosial.
Direktur Reserse Siber Polda Sumatera Utara Komisaris Besar Polisi Bayu Wicaksono di Medan, Sabtu, mengatakan koordinasi tersebut dilakukan Kepada menghapus situs maupun konten yang mempromosikan judi daring.
“Kami Lalu berkoordinasi dengan Komdigi Kepada menghapus situs maupun konten yang mempromosikan judi daring,” katanya.
Menurut Bayu, koordinasi itu mencakup penghapusan promosi judi daring yang disebarkan melalui iklan di media sosial, pesan pribadi, hingga berbagai bentuk konten digital lainnya.
Ia mengatakan selama Januari hingga Juni 2026, Polda Sumut telah melaporkan Sekeliling 100 situs judi daring kepada Komdigi Kepada diblokir.
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya preventif dan represif Kepada memutus mata rantai penyebaran serta akses masyarakat terhadap praktik judi daring.
“Selain itu, kami juga Lalu melakukan penyelidikan dan mengungkap kasus judi daring di Distrik hukum Polda Sumut dan jajaran,” ucapnya.
Salah satu pengungkapan dilakukan pada Maret 2026 dengan membongkar jaringan judi daring yang beroperasi dari sebuah apartemen di Kota Medan. Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan 19 tersangka di dua tempat kejadian perkara yang diduga terhubung dengan pelaku di Kamboja.
Selain penegakan hukum, Polda Sumut secara rutin memberikan edukasi kepada pelajar dan mahasiswa mengenai bahaya judi daring serta berbagai bentuk kejahatan siber lainnya.
Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Digital Berbarengan Meta, perusahaan induk Facebook dan Instagram, membentuk tim Berbarengan Kepada menekan penyebaran konten judi daring, khususnya melalui komentar berisi spam di media sosial.
“Kami telah menyepakati Kepada membentuk sebuah tim Berbarengan dalam mengatasi permasalahan judi online di platform, terkhusus yang belakangan ini banyak masukan kepada kami, Adalah spam di komentar,” kata Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dalam konferensi pers di Jakarta.
Meutya mengatakan pemerintah Bukan hanya menggandeng Meta, tetapi juga akan membentuk tim Berbarengan dengan berbagai platform digital lainnya guna memperkuat upaya penanganan penyebaran konten judi daring di ruang digital.
