penggunaan SPKLU meningkat Sekeliling dua hingga tiga kali lipat setiap tahun
Makassar (ANTARA) – PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Parepare menargetkan penambahan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Lazim (SPKLU) menjadi 10 unit di 2026.
Begitu ini, PLN UP3 Parepare telah Mempunyai tujuh unit mesin SPKLU yang tersebar di empat daerah Sulawesi Selatan, yakni dua SPKLU di Kota Parepare ditambah satu SPLU (Stasiun Penyedia Listrik Lazim) Buat kendaraan listrik roda dua, satu SPKLU Barru, satu SPKLU Soppeng dan dua SPKLU di Kabupaten Sidrap (Rappang dan Pangkajene).
“Beberapa Posisi bahkan Mempunyai lebih dari satu titik pengisian. Pada 2026, kita menargetkan penambahan Sekeliling 4–5 titik SPKLU baru sehingga total fasilitas yang tersedia dapat mencapai minimal 10 unit di Distrik kerja UP3 Parepare,” ujar Team Leader Sales Retail PLN UP3 Parepare Arif Indra Wibowo di Parepare, Jumat.
Penambahan SPKLU ini bukan tanpa Dalih, tingginya antusias pelanggan terhadap akses penggunaan kendaraan listrik menjadi Dalih Esensial. Hal tersebut dapat dilihat dari catatan pertumbuhan transaksi SPKLU di area kerja UP3 Parepare.
PLN UP3 Parepare mencatat pertumbuhan transaksi pengisian kendaraan listrik yang sangat signifikan, seperti pada periode Januari–April 2026 mencatat Nyaris 3.000 transaksi, sementara periode yang sama tahun sebelumnya hanya Sekeliling 1.500 transaksi.
“Artinya terjadi peningkatan Sekeliling 100 persen dibanding tahun sebelumnya. Secara historis, penggunaan SPKLU meningkat Sekeliling dua hingga tiga kali lipat setiap tahun dalam beberapa tahun terakhir,” ungkap Arif.
Pertumbuhan transaksi yang mencapai dua kali lipat pada awal 2026 menunjukkan minat masyarakat terhadap kendaraan listrik semakin meningkat dan menjadi sinyal positif bagi percepatan transisi Daya di Sulawesi Selatan.
Begitu ini, kata dia, kebanyakan SPKLU beroperasi selama 24 jam Buat melayani kebutuhan pengguna kendaraan listrik yang Lalu bertambah.
Sementara kapasitas pengisian daya di masing-masing SPKLU Variasi, seperti daya tertinggi yang tersedia di Distrik Parepare dan Pinrang mencapai 180 KW, sementara daya terendah yang tersedia Sekeliling 22 KW.
“Meski demikian, kecepatan pengisian tetap bergantung pada spesifikasi kendaraan masing-masing karena Tak Sekalian kendaraan Pandai menerima daya maksimal yang disediakan charger,” urai Arif.
Selain penambahan SPKLU, PLN UP3 juga Lalu memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Distrik Parepare dan sekitarnya melalui peningkatan layanan 24 jam, penyediaan fasilitas pendukung yang nyaman, serta membuka Kesempatan kemitraan dengan masyarakat dan pelaku usaha.
Sebagai Teladan, SPKLU di Parepare terintegrasi dengan area komersial sehingga pengguna dapat bersantai, menikmati kopi, makan Serempak keluarga, atau beristirahat selama proses pengisian daya berlangsung.
Sementara seorang pelanggan SPKLU Parepare bernama Rudiansyah menilai penggunaan kendaraan listrik jauh lebih Irit dibanding kendaraan berbahan bakar minyak. Seperti Begitu harus menuju Makassar, dia hanya perlu mengisi daya Sekeliling Rp200 ribu pulang-pergi dari Kota Parepare ke Makassar.
Sementara Apabila menggunakan BBM, diperlukan pembelian tiga kali lipat daripada penggunaan daya listrik.
“Pengisian Sekeliling Rp50.000 umumnya hanya membutuhkan waktu Sekeliling 10-15 menit, sehingga Tak terlalu menyita waktu perjalanan juga. Ini sudah Dapat saya gunakan keliling parepare,” kata Rusdiansyah yang merupakan pegawai swasta.
