Perum Bulog realisasikan 81 proyek pascapanen

Perum Bulog realisasikan 81 proyek pascapanen

Sebanyak 73 proyek diataranya telah terkontrak dengan realisasi fisik mencapai 95,7 persen atau setara Rp1,59 triliun

Banjarbaru (ANTARA) – Perum Bulog kini telah merealisasikan 81 proyek pascapanen yang bersumber dari Penyertaan Modal Negara (PMN) dengan total Biaya Rp2 triliun.

“Sebanyak 73 proyek diataranya telah terkontrak dengan realisasi fisik mencapai 95,7 persen atau setara Rp1,59 triliun,” kata Direktur Esensial Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani di Banjarbaru, Jumat.

Rizal mengatakan proyek mencakup sentra penggilingan padi, sentra pengolahan beras, hingga sentra pengeringan jagung di berbagai Distrik.

Dia menyatakan langkah penguatan infrastruktur pangan akan Maju dilanjutkan sejalan dengan visi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Sementara terkait penugasan penyediaan kembali 100 titik Infrastruktur Pascapanen (IPP) sebagai Program Strategis Nasional, Rizal mengungkapkan progres penyiapannya Ketika ini telah memasuki tahap perencanaan.

Sementara itu, Demi pengajuan pendanaan PMN Tahun 2026 sebagai sumber pendanaannya, Ketika ini sedang dalam proses Penilaian dan sinkronisasi di kementerian terkait.

Dirut Bulog juga memohon dukungan Komisi IV DPR RI dan seluruh pemangku kepentingan Demi mengakselerasi persetujuan PMN TA 2026 bagi pembangunan 100 titik IPP.

Pihaknya juga mendorong sinergi kemudahan perizinan dan penyediaan lahan, serta penguatan kapasitas BULOG sebagai offtaker nasional berbasis infrastruktur modern.

Rizal hadir di Banjarbaru dalam peresmian Tempat simpan pangan di komplek Pergudangan Bulog Kanwil Kalimantan Selatan yang diresmikan Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto.