Pertamina Patra Niaga telah mengoperasikan 416 SPBU Nelayan di berbagai Daerah Indonesia. Foto: Dok istimewa
Jakarta: PT Pertamina Patra Niaga memperkuat sinergi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam mendukung pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih melalui penyediaan dan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di sentra nelayan, kampung nelayan, dan pelabuhan perikanan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan kerja sama antara Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Lotharia Indah, dengan Direktur Istimewa Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya Berbarengan Buat memastikan ketersediaan Kekuatan yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pesisir sekaligus memperkuat produktivitas sektor perikanan nasional.
Mars Ega mengatakan, penyediaan Kekuatan merupakan salah satu Unsur Krusial dalam membangun ekosistem ekonomi pesisir. Bagi Pertamina Patra Niaga, Kekuatan menjadi fondasi yang menggerakkan produktivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.
“Kami mendukung penuh pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai salah satu pilar Krusial dalam memperkuat ekosistem ekonomi pesisir,” ujar Mars Ega dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 2 Juli 2026.

(Ilustrasi. Foto: Dok Liputanindo.id)
Operasikan 416 SPBU Nelayan
Sebagai Subholding Downstream Pertamina, Pertamina Patra Niaga berkomitmen memastikan layanan Kekuatan hadir hingga ke pusat-pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Ketika ini, Pertamina Patra Niaga telah mengoperasikan 416 SPBU Nelayan di berbagai Daerah Indonesia sebagai infrastruktur Kekuatan yang mendukung aktivitas melaut dan memperluas akses BBM bagi sektor perikanan.
Melalui kolaborasi ini, ia menyebut, Pertamina Patra Niaga siap memastikan layanan Kekuatan yang andal Buat mendukung operasional Kampung Nelayan Merah Putih sehingga Bisa berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.
“Berbarengan Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Kementerian Koperasi, kami berharap sinergi ini dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan, sekaligus mendukung implementasi Asta Cita melalui penguatan ekonomi biru dan ketahanan pangan nasional,” Terang Mars Ega.
Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan dalam agenda Rapat Koordinasi Nasional Percepatan Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) Sektor Kelautan dan Perikanan Tahun 2026 yang dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto, kementerian/lembaga lain terkait, pemerintah daerah, BUMN, serta para Kawan pembangunan.
