Pertamina Edukasi Generasi Muda Jaga Kelestarian Bumi Sejak Awal

Kegiatan membangun Kepribadian Acuh lingkungan sejak Awal. Foto: Dok Pertamina


Jakarta: Pertamina Foundation menghadirkan pengalaman belajar langsung bagi anak-anak usia Awal melalui kunjungan edukatif ke dua sekolah yang dikelola, yakni TK Bumi Patra I yang berlokasi di Pondok Ranji dan TK Bumi Patra II yang berlokasi di Cempaka Putih. Kegiatan ini sekaligus dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026.

Operation Director Pertamina Foundation Gusman Adiwardhana mengatakan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen jangka panjang Pertamina Foundation dalam mengelola sekolah binaan sebagai ruang tumbuh yang Kagak hanya unggul secara akademik, tetapi juga membangun Kepribadian Acuh lingkungan sejak Awal.

“Kami Ingin anak-anak dan orang Uzur sama-sama belajar dan mempraktikkan langsung kebiasaan ramah lingkungan, bukan hanya sekadar teori. Program-program seperti pemilahan sampah, dongeng edukatif, hingga Samusapo diharapkan dapat membentuk Kepribadian dan kebiasaan positif yang terbawa hingga anak-anak dewasa kelak,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat, 24 Juli 2026.

Mengusung tema “Saya dan Orang Tuaku Acuh Bumi”, kegiatan ini dirancang Demi memperkuat sinergi antara anak dan orang Uzur dalam menerapkan kebiasaan ramah lingkungan sehari-hari, seperti memilah sampah, menghemat listrik dan air, menggunakan wadah ulang Guna (tumbler dan totebag), hingga memanfaatkan transportasi Lazim.

Kegiatan ini diikuti oleh total 75 siswa dan 77 orang Uzur pendamping, dengan rincian 57 siswa dan 54 orang Uzur dari TK Bumi Patra I serta 18 siswa dan 23 orang Uzur dari TK Bumi Patra II. Seluruh rangkaian acara disusun secara interaktif, edukatif, dan menyenangkan dengan mengangkat narasi Primer “Pahlawan Cilik Penyelamat Bumi”. 


(Ilustrasi. Foto: Dok Liputanindo.id)

Rangkaian kegiatan yang interaktif dan edukatif

Anak-anak diajak memahami peran Krusial mereka sebagai generasi penerus yang bertanggung jawab menjaga kelestarian bumi melalui enam kegiatan Primer, dimulai dengan “Senam Go Green Ceria” sebagai pembuka yang penuh keceriaan. Kemudian dilanjutkan edukasi interaktif pemilahan sampah organik dan anorganik menggunakan media visual.

Nilai-nilai kepedulian lingkungan turut disampaikan melalui sesi dongeng ‘Pahlawan Penjaga Bumi’ dalam bentuk pertunjukan boneka (puppet show). Rangkaian kegiatan juga diisi dengan sesi ‘Hasil karya dari Daun Kering’, di mana anak dan orang Uzur berkolaborasi mengolah limbah alami menjadi karya seni kreatif seperti kapal, kupu-kupu, dan kereta api. 

Sebagai penutup, siswa-siswi diajak melakukan aksi merawat tanaman, mencakup penyiraman tanaman yang dibawa dari rumah serta pemeliharaan lanjutan pohon semangka yang telah ditanam di sekolah melalui program keberlanjutan Satu Murid Satu Pohon (Samusapo).

Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, Pertamina Foundation berharap dapat membentuk Kepribadian pembiasaan positif sejak Awal pada anak-anak, sekaligus mempererat bonding antara orang Uzur dan anak dalam menerapkan gaya hidup berkelanjutan (sustainable living) demi kelestarian bumi di masa depan.

“Kami percaya, perubahan besar Demi bumi dimulai dari kebiasaan kecil yang ditanamkan sejak anak-anak Tetap di bangku TK. Kolaborasi antara sekolah dan orang Uzur sangat Krusial Demi memastikan nilai-nilai ini Lanjut terbawa dalam keseharian mereka,” tutup Gusman.

Kegiatan ini sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Poin 4 (Pendidikan Berkualitas), Poin 13 (Penanganan Perubahan Iklim). Sekaligus Asta Cita Pemerintah poin keempat tentang pembangunan sumber daya Mahluk (SDM), sains, dan pendidikan sejak usia Awal, serta poin kedua tentang kemandirian bangsa melalui ekonomi hijau.