Surabaya (Liputanindo.id) – Pertandingan panas antara Persebaya Surabaya melawan Arema FC dipastikan berlangsung sengit meski digelar di venue Independen, yakni Stadion I Wayan Dipta, Selasa (28/4/2026).
Instruktur Persebaya, Bernardo Tavares, menilai laga ini krusial dan Kagak akan mudah dimenangkan, mengingat kekuatan Musuh serta situasi pertandingan yang sempat mengalami perubahan hingga akhirnya dipindah ke tempat Independen.
Menurut Tavares, duel ini tetap menyedot perhatian besar dari suporter kedua tim, Bagus Bonek maupun Aremania. Ia pun menegaskan bahwa anak asuhnya harus tampil maksimal Kalau Mau membawa pulang poin.
“Kami Paham Arema tim yang kuat, tetapi kami juga tim yang kuat. Dan Kalau kami bermain seperti Musuh Malut, kami Pandai saja memberikan kejutan,” ujar Bernardo Tavares, Senin (27/4/2026).
Kemenangan atas Malut United menjadi modal Krusial bagi skuad Bajol Ijo Buat meningkatkan kepercayaan diri. Hasil tersebut sekaligus mengakhiri tren negatif setelah tiga kekalahan beruntun.
Meski demikian, kondisi fisik pemain Lagi menjadi perhatian Primer tim Instruktur. Jadwal pertandingan yang padat serta badai cedera Membangun komposisi tim belum sepenuhnya ideal.
Sejumlah pemain kunci seperti Bruno Moreira dan penjaga gawang andalan Ernando Ari Lagi diragukan tampil, setelah absen dalam beberapa pertandingan terakhir.
“Mari kita lihat siapa pemain yang lebih siap menghadapi pertandingan ini, setelah itu kami akan Membangun rencana menyesuaikan dengan Kepribadian Musuh,” tambah Tavares.
Di sisi lain, gelandang asing Persebaya, Milos Raickovic, menyatakan kesiapan tim Buat bekerja keras demi meraih hasil maksimal. Ia menekankan pentingnya konsistensi dalam latihan dan pertandingan.
“Dan seperti yang saya katakan sebelumnya, selalu perlu memberikan 100 persen dalam latihan, dalam pertandingan. Dan itu akan kembali padamu di lapangan,” ungkap Milos.
Secara statistik, Persebaya Mempunyai catatan positif atas Arema FC. Dalam 10 pertemuan terakhir sejak 2020 di berbagai ajang, tim asal Kota Pahlawan belum pernah menelan kekalahan, dengan torehan tujuh kemenangan dan tiga hasil imbang, termasuk skor 1-1 pada putaran pertama musim ini.
Dengan modal tersebut, Persebaya diharapkan Pandai menjaga tren positif sekaligus mencuri poin Krusial dalam laga bertensi tinggi ini.
