Persebaya Dorong Kebangkitan Piala Indonesia dan Piala Presiden

Foto BeritaJatim.com

Surabaya (Liputanindo.id) – Instruktur Persebaya, Bernardo Tavares, mendorong PSSI kembali menghidupkan kompetisi di luar Super League. Menurutnya, kehadiran turnamen tambahan Krusial Buat menambah jam terbang pemain sekaligus membuka Kesempatan lebih banyak klub meraih gelar Juara.

Tavares menilai format kompetisi Demi ini Membikin persaingan gelar terlalu terbatas. Dari total 18 tim peserta Super League, hanya satu klub yang akhirnya keluar sebagai Juara.

“Karena Demi ini hanya Eksis dua tim yang Bertanding meraih gelar Juara (Super League), yakni Persib dan Borneo FC. Pada akhirnya hanya satu Juara, sementara tiga tim terbawah terdegradasi,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).

Instruktur asal Portugal itu menilai kualitas pemain dan klub di Indonesia cukup Bagus sehingga layak mendapatkan lebih banyak wadah kompetitif sepanjang musim. “Saya rasa kami butuh Piala Indonesia, Piala Presiden, atau turnamen lainnya. Tujuannya agar lebih banyak klub yang Dapat memenangkan gelar Juara,” jelasnya.

Meski memberikan masukan terhadap format kompetisi nasional, Tavares menegaskan dirinya tetap menghormati seluruh regulasi yang ditetapkan PSSI. “Ini dari sudut pandang saya. Tentu saya ini berbicara sebagai Instruktur,” katanya.

Diketahui, kompetisi Super League musim ini telah memasuki fase akhir. Seluruh tim hanya menyisakan dua pertandingan Tengah sebelum musim berakhir. Hingga pekan ke-32, dua tim telah dipastikan terdegradasi, yakni PSBS dan Semen Padang. (way/kun)