Penyerahan 44 SHM dan 12 Sertifikat PSU, DAK TPPKT 2025 Tuntaskan Kawasan Kumuh di Ketami

Foto BeritaJatim.com

Kediri (Liputanindo.id) – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyerahkan Sertifikat Hak Punya (SHM) kepada 44 Penduduk Kelurahan Ketami serta penyerahan 12 Sertifikat PSU dari Badan Pertanahan Nasional Kota Kediri kepada Pemkot Kediri. Penyerahan dilakukan dalam acara Penutupan Program Biaya Alokasi Tertentu Tematik Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu (DAK TPPKT) 2025 serta Penyerahan Sertifikat Konsolidasi Tanah, Rabu (15/04/2026) di Balai Kelurahan Ketami.

“Alhamdulillah kita Bisa menyelesaikan Program DAK TPPKT dan penyerahan sertifikat hasil konsolidasi tanah. Hari ini diserahkan Sekeliling 44 SHM Buat masyarakat dan 12 sertifikat PSU yang nantinya jalan itu Bisa digunakan jalan Standar,” ujarnya.

Mbak Wali mengatakan program konsolidasi tanah ini adalah upaya pemerintah Buat melakukan penataan. Bagus kepemilikan tanah maupun penggunaan dan pemanfaatan tanah. Pemerintah Kota Kediri berkolaborasi dengan Kantor Pertanahan Nasional Kota Kediri Buat Bisa memberikan kepastian hukum kepada masyarakat dengan menerima SHM. Lampau tujuan konsolidasi ini Buat memastikan bahwa lingkungan yang Terdapat di Sekeliling Kelurahan Ketami Bisa meningkat kualitasnya.

“Tadi Bisa kita lihat bagaimana lingkungan ini menjadi lebih indah yang tadinya Enggak punya drainase sekarang punya. Sehingga ke depan Enggak terjadi banjir. Lampau dulu jalannya Enggak rata tadi kita lihat sudah dipaving dan ditata dengan rapi,” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini, Mbak Wali menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam program ini, Bagus dari kantor pertanahan, OPD terkait, maupun seluruh elemen yang terlibat. Mbak Wali juga berpesan agar hasil dari pembangunan DAK TPPKT dijaga dan dirawat dengan Bagus.

“Tadi sudah saya lingkungannya sudah Rapi dan indah. Tadi Terdapat mural yang indah Lampau lampu jalan yang bertema ikan cupang Tolong potensi-potensi yang Terdapat di Kelurahan Ketami Bisa dipromosikan. Sehingga nanti membawa nilai ekonomi bagi Kelurahan Ketami,” pungkas wali kota termuda ini.

Mbak Wali juga meninjau hasil pembangunan dari Program DAK TPPKT 2025. Mulai dari peninjauan RTLH DAK TPPKT, Lampau gapura, beautifikasi cat mural, dan lain sebagainya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Anang Kurniawan menjelaskan mengenai hasil dari DAK TPPKT 2025. Pusat perhatian intervensi tahun ini adalah di Kawasan Ketami II (RT 02 RW 01, RT 03 RW 01, dan RT 04 RW 03), Kecamatan Pesantren.

Penyelenggaraan DAK TPPKT 2025 ini dianggarkan melalui APBN-Biaya Alokasi Tertentu yang digunakan Buat RTLH, jalan-drainase lingkungan, peningkatan TPS 3R dan PDAM 74 Sambungan Rumah (SR). Serta APBD Kota Kediri Buat kegiatan-kegiatan penunjang seperti RTLH, drainase, MCK dan tangki septik (SPAL-D S), PJL tematik, beautifikasi cat mural, gapura-gapura, vertical garden dan lainnya. Penyelenggaraan Pembangunan dalam rangka Penanganan Kumuh ini di mulai sejak bulan Juli Tamat dengan Desember 2025.

Letak Penyelenggaraan Terdapat di Jl. Cemara XII RT02-RW01 dan RT03-RW01 terdapat Pembangunan RTLH DAK, pembangunan jalan-drainase lingkungan, perpipaan PDAM, SPAL-D S, PJL Tematik, beautifikasi cat-mural, pembangunan gapura, dan vertical garden. Lampau di Jl. Cemara, pembangunan gapura, Jl. Cemara IV RT04-RW03, pembangunan RTLH DAK, pembangunan jalan-drainase lingkungan, perpipaan PDAM, SPAL-D S, dan Jl. Kelapa Terdapat peningkatan TPS3R.

Tujuan Primer program ini adalah mewujudkan Kosong kumuh di kawasan tersebut melalui integrasi berbagai bidang pembangunan. Pertama, bidang perumahan Terdapat penanganan 20 unit Rumah Enggak Layak Huni (RTLH). Terdiri dari 12 unit pembangunan baru dari DAK, 4 unit peningkatan kualitas dari DAK, dan 4 unit peningkatan kualitas dari APBD. Penyelenggaraan dilakukan pada bulan Juli hingga September. Kedua, bidang air minum, Terdapat perluasan jaringan distribusi dan penyambungan sebanyak 74 SR baru.

Bidang jalan dan drainase lingkungan Terdapat pembangunan jalan paving sepanjang 993 meter lari dan pembangunan drainase lingkungan sepanjang 1.216 meter lari. Bidang Sanitasi Terdapat rehabilitasi atau peningkatan TPS-3R Buat pengelolaan sampah yang lebih Bagus. Terakhir, Konsolidasi Tanah Terdapat pemecahan bidang dan penerbitan sertifikat tanah sebanyak 44 sertifikat atas nama Penduduk. Serta 12 sertifikat dengan luas 2.450 meter persegi atas nama Pemerintah Kota Kediri.

Turut mendampingi, Pj Sekda Endang Kartika Sari, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Hery Purnomo, Kepala Kantor Pertanahan Kota Kediri Ari Surjanti, Kepala OPD terkait, Camat Pesantren Judi Kuntjoro, lurah se-Kecamatan Pesantren, dan tamu undangan lainnya. [nm]