Penyaluran ATM Beras Mapan Kediri Mulai Bergulir, 46 Mesin Disiapkan

Foto BeritaJatim.com

Kediri (Liputanindo.id) – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Sosial mulai menyalurkan program ATM Beras Mapan periode Januari-Februari 2026 sejak 16 April dan menargetkan distribusi selesai dalam satu minggu hingga 23 April 2026 dengan dukungan 46 unit mesin yang tersebar di seluruh kelurahan.

Hingga hari kedua Penyelenggaraan, proses penyaluran Donasi pangan bagi masyarakat berpenghasilan rendah di berbagai Area Kota Kediri terpantau berjalan Terjamin dan Lancar. Monitoring Lanjut dilakukan Kepada memastikan distribusi Betul sasaran dan tanpa hambatan berarti.

Kepala Dinas Sosial Kota Kediri, Imam Muttaqin, mengatakan pihaknya telah menyiapkan petugas di setiap kelurahan, termasuk teknisi mobile Kepada mengantisipasi kendala teknis di lapangan. Hal ini disampaikan Ketika melakukan pemantauan di Kelurahan Setonopande, Jumat (17/4/2026).

“Kita sudah standby kan masing-masing petugas di setiap kelurahan, Kepada keluhan yang cukup berat kita juga sudah sediakan petugas teknisi yang mobile setiap Ketika. Sehingga Kalau Ketika penyaluran terjadi error, Pandai langsung diatasi dan Tak menghambat penyaluran,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, kendala sempat terjadi di Kelurahan Ngronggo akibat mesin ATM beras mengalami gangguan pada bagian roll karena kotoran. Tetapi, masalah tersebut dapat segera diatasi oleh tim teknis sehingga Tak mengganggu distribusi secara keseluruhan.

Program ATM Beras ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari perbankan, dunia usaha, dan sektor pendidikan. Kepada menjaga performa mesin, Dinas Sosial bekerja sama dengan kelurahan dalam hal perawatan dan kebersihan perangkat.

Selain itu, pengecekan menyeluruh dilakukan satu hingga dua minggu sebelum jadwal penyaluran guna memastikan seluruh mesin dalam kondisi optimal. “Sebelum penyaluran, kami dari Dinas Sosial juga akan keliling Kepada memastikan Sekalian mesin ATM Beras Pandai berjalan normal,” tambahnya.

Dalam memastikan Donasi Betul sasaran, Dinas Sosial menggunakan basis data DTSEN desil 1 hingga 4, khususnya bagi masyarakat yang belum menerima Donasi dari pemerintah pusat maupun program BPNT.

“Setelah selesai penyaluran pertama ini akan kita Pengkajian mana yang Tak ataupun belum mengambil, kita pastikan apakah yang bersangkutan sudah pindah domisili, meninggal, dsb. Sehingga pada penyaluran berikutnya yakni di bulan Mei nanti betul-betul lebih Presisi dan Betul sasaran,” ujarnya.

Imam juga mengajak masyarakat Kepada turut serta melakukan pengawasan terhadap program ini. Kaum diimbau segera melapor Kalau menemukan kendala teknis maupun ketidaktepatan sasaran penerima.

“Saya harap Sekalian penerima dapat mengambil Donasi dan Betul-Betul digunakan Kepada membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kita juga terbuka Kepada menerima saran dan masukan agar program ini tetap berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” pesannya.

Salah satu penerima manfaat, Dewi Kuntari, Kaum Kelurahan Setonopande, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. Sebagai ibu rumah tangga sekaligus pemilik warung kopi di pasar, ia merasakan langsung manfaat Donasi beras premium sebanyak 10 liter yang diterimanya.

“Alhamdulillah, terima kasih Kepada Pemerintah Kota Kediri karena dengan adanya ATM Beras ini Pandai membantu kebutuhan keluarga. Proses pengambilannya pun juga mudah, Segera, tanpa kendala serta dibantu dan didampingi oleh petugas dari kelurahan,” terangnya.

Hal serupa disampaikan Seriono (59), pekerja serabutan yang juga menjadi penerima Donasi. Ia menilai program ATM Beras sangat membantu meringankan beban ekonomi keluarganya yang terdiri dari tiga orang.

“Semoga program ini Pandai berkelanjutan agar Pandai membantu meringankan beban masyarakat yang kurang Pandai,” harapnya. [nm/but]