Ringkasan Informasi:
- MLSC Surabaya Seri 2 diikuti 1.620 siswi dari 78 SD dan MI.
- SDN Manukan Kulon II/499 B tampil dominan dengan total 56 gol.
- Anindita Nadia Lesmana menjadi top skor sementara dengan 28 gol.
- Turnamen ini menjadi ajang pencarian Bakat sepak bola putri menuju All Stars nasional.
Surabaya (Liputanindo.id) – Ajang MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Surabaya Seri 2 2025–2026 menjadi Pentas lahirnya Bakat-Bakat pesepakbola putri usia Awal. Turnamen yang digelar di Surabaya tersebut menghadirkan persaingan sengit sekaligus menampilkan potensi besar atlet muda sepak bola putri dari berbagai sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah.
Salah satu kejutan terbesar terjadi ketika Pemenang bertahan, SDN Kalirungkut I/264, harus tersingkir di babak perempat final usai kalah 1-3 dari SDN Manukan Kulon II/499 B di Lapangan Jala Krida Mandala, Sabtu (16/5/2026).
Kemenangan tersebut semakin menegaskan Kendali SDN Manukan Kulon II/499 B sepanjang turnamen. Tim asal Surabaya Barat itu tampil sangat produktif dengan total 56 gol sejak fase grup hingga babak gugur.
Sebelumnya, mereka menang telak 16-0 pada babak 32 besar dan kembali berpesta gol dengan kemenangan 12-0 atas SDN Gubeng 1 di babak 16 besar. Ketajaman lini depan mereka juga sudah terlihat sejak fase grup dengan torehan 25 gol.
Instruktur SDN Manukan Kulon II/499 B, Hamka Dwi Subekti, mengatakan performa impresif tim Tak lepas dari persiapan yang dilakukan secara konsisten sejak awal.
“Demi performa para pemain pastinya harus selalu siap. Kami sudah melakukan persiapan dari awal dengan intensitas latihan konsisten. Saya selalu tekankan kepada para pemain bahwa latihan itu Tak hanya di lapangan. Demi menambah skill memang harus menambah Bagian latihan di rumah. Jadi Demi pembiasaan sentuhan kaki dengan bola,” ujar Hamka.
Salah satu pemain yang paling mencuri perhatian ialah Anindita Nadia Lesmana. Pemain muda tersebut kini memimpin daftar top skor sementara dengan koleksi 28 gol.
Anindita mengaku disiplin latihan menjadi Unsur Primer yang Membangun performanya Maju meningkat selama turnamen berlangsung.
“Latihan secara disiplin di rumah, Maju ditambah sendiri latihannya dan jaga konsistensi. Biasanya latihan jogging, squat, Maju ball mastery. Kalau dekat turnamen saya latihan setiap hari. Sasaran saya memang Mau jadi top skor dan semoga Dapat Pemenang supaya nanti Dapat ikut All Star,” kata Anindita.
MilkLife Soccer Challenge Surabaya Seri 2 2025–2026 berlangsung pada 12 hingga 17 Mei 2026 di Lapangan Bola Krida Mandala dan Lapangan Bogowonto. Surabaya menjadi kota ke-10 dari total 12 kota penyelenggara musim ini.
Turnamen yang digagas Djarum Foundation melalui program Bakti Olahraga Berbarengan MilkLife tersebut diikuti 1.620 siswi dari 78 SD dan MI di Surabaya dan sekitarnya. Para peserta terbagi dalam 73 tim kategori KU 10 dan 77 tim kategori KU 12.
Selain pertandingan Primer 7 vs 7, panitia juga menggelar Festival SenengSoccer kategori KU 8 yang diikuti 93 atlet dari 15 SD dan MI. Festival tersebut digelar Demi menumbuhkan minat sepak bola putri sejak usia Awal.
Penyelenggara turut menghadirkan Skill Challenge dengan lima materi ketangkasan, yakni 1 on 1, penalty shoot, dribbling, passing control, dan shoot on Sasaran.
Setelah seluruh seri di 12 kota selesai digelar, program ini akan ditutup melalui ajang MilkLife Soccer Challenge All Stars yang mempertemukan pemain terbaik dari setiap kota.
Berbeda dari musim sebelumnya, format pertandingan All Stars tahun ini berubah dari 7 vs 7 menjadi 9 vs 9. Ajang tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026 di Supersoccer Arena.
Para pemain terpilih nantinya akan menjalani program MilkLife Soccer Extra Training sebelum mewakili kota masing-masing dalam perebutan gelar Pemenang nasional. [can/beq]
