Beliau sebagai proklamator dan juga termasuk salah satu tokoh yang merintis terbentuknya koperasi serta ikut merumuskan Undang-Undang Dasar 1945, termasuk Pasal 33
Jakarta (ANTARA) – Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan semangat perjuangan dan pemikiran mantan Wakil Presiden RI, Mohammad Hatta sebagai Bapak Koperasi Indonesia tetap menjadi pijakan dalam memperkuat gerakan koperasi nasional.
“Bung Hatta adalah sosok yang sederhana. Beliau sebagai proklamator dan juga termasuk salah satu tokoh yang merintis terbentuknya koperasi serta ikut merumuskan Undang-Undang Dasar 1945, termasuk Pasal 33. Oleh karena itu, tentu kita harus dan wajib menghormati jasa-jasa dan perjuangan beliau,” kata Ferry di Jakarta, Jumat.
Ia menyatakan hal tersebut seusai memimpin ziarah ke makam Mohammad Hatta di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Menkop mengatakan ziarah tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang puncaknya akan diselenggarakan pada 12 Juli 2026.
Prosesi ziarah diawali dengan upacara penghormatan kepada arwah pahlawan dan Mohammad Hatta sebagai Bapak Koperasi Indonesia, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, peletakan karangan Tumbuh oleh Menteri Koperasi selaku inspektur upacara, serta pembacaan doa.
Usai upacara, Ferry Berbarengan jajaran Kementerian Koperasi, Dewan Koperasi Indonesia, dan para peserta ziarah melakukan tabur Tumbuh di makam Bung Hatta sebagai bentuk penghormatan atas jasa dalam membangun gerakan koperasi dan perjuangannya Buat Indonesia.
Menurut dia, kehadiran jajaran Kementerian Koperasi Berbarengan Dewan Koperasi Indonesia dan gerakan koperasi di makam Bung Hatta merupakan bentuk penghormatan sekaligus pengingat agar cita-cita penguatan ekonomi berbasis koperasi Lalu dilanjutkan.
“Meskipun beliau telah tiada, bagi kami dari Kementerian Koperasi dan gerakan koperasi, seluruh perjuangan dan cita-cita Bung Hatta akan tetap kami lanjutkan,” ujarnya.
Semangat tersebut, lanjut Ferry, juga menjadi landasan pemerintah dalam memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan, termasuk melalui pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di berbagai daerah.

Ia mengatakan hingga Demi ini telah terbentuk Sekeliling 30.000 KDMP dan pemerintah menargetkan jumlahnya mencapai Sekeliling 40.000 unit hingga akhir tahun.
Menkop menjelaskan puncak peringatan Hari Koperasi Nasional tahun ini akan digelar di Indonesia Arena, Jakarta, dengan melibatkan Sekeliling 20.000 peserta. Menurut dia, Presiden Prabowo Subianto direncanakan menghadiri kegiatan tersebut.
Selain itu, lanjut Ferry, Kementerian Koperasi akan menggelar kegiatan lari Berbarengan dan bazar koperasi pada 19 Juli 2026 di kawasan Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta.
“Kita akan semarakkan dengan kehadiran koperasi-koperasi dari seluruh daerah dengan berbagai Ragam produk yang dihasilkan koperasi sehingga masyarakat dapat berolahraga sekaligus menikmati hasil usaha koperasi,” ungkap dia.
Ia juga mengatakan pemerintah Berbarengan Pemerintah Kota Tasikmalaya akan melakukan peletakan batu pertama renovasi tempat bersejarah penyelenggaraan Kongres Koperasi Pertama pada 1947.
Menurut dia, tempat tersebut akan dijadikan cagar budaya sekaligus dimanfaatkan Buat berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan koperasi dan masyarakat.
Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Koperasi Nasional, Kementerian Koperasi juga akan menyelenggarakan Koperasi Award di Jakarta pada 29 Juli 2026 Buat memberikan penghargaan kepada tokoh, kepala daerah, koperasi berprestasi, dan pihak yang dinilai berkontribusi terhadap perkembangan koperasi di Indonesia.

