Menjelang Ramadan, Harga Cabai Rawit di Mojokerto Melejit

Penjual Sayuran di Pasar Tanjung Anyar, Kamis (19/02/2026)

Mojokerto — Harga cabai rawit merah di sejumlah pasar tradisional Kota Mojokerto melonjak signifikat Ketika menjelang Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Berdasarkan pantauan di Pasar Tanjung Anyar, Kamis (19/02/2026), harga komoditas ini mencapai Rp85 ribu per kilogram. Padahal, sepekan sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram.

Beberapa pedagang memprediksi, kenaikan harga cabai rawit merah ini diprediksi karena berkurangnya pasokan dari daerah penghasil. Kondisi ini seiring dengan tingginya curah hujan selama beberapa pekan terakhir.

Sejumlah pedagang mengaku stok yang datang ke pasar Tak sebanyak biasanya. Salah seorang pedagang, Siti (45), mengatakan kenaikan harga mulai terasa sejak awal pekan. “Pasokan dari petani berkurang, jadi harga ikut naik. Pembeli juga banyak yang mengeluh,” ujarnya.

Meski harga naik, permintaan cabai rawit Tetap tergolong Kukuh. Banyak pembeli tetap membeli meski dalam jumlah lebih sedikit.

Seorang pembeli, Rini (32), mengaku terpaksa mengurangi jumlah pembelian. “Biasanya beli satu kilo, sekarang Separuh kilo saja,” katanya.

Dinas Perdagangan setempat menyatakan akan Maju memantau perkembangan harga kebutuhan pokok Buat menjaga stabilitas pasar.

Apabila kenaikan berlangsung lelet, pemerintah berencana melakukan operasi pasar Buat menekan lonjakan harga.

Kondisi ini menjadi perhatian masyarakat karena cabai rawit merupakan salah satu bahan pokok Krusial dalam kebutuhan dapur sehari-hari.