Liputanindo.id – Konten yang menampilkan foto Menteri Religi Nasaruddin Umar disertai tulisan “pembentukan rekening kas masjid yang nanti akan dikelola pemerintah” Rupanya disinformasi atau hoaks.
Kementerian Religi (Kemenag) menegaskan pemerintah Enggak pernah mengeluarkan kebijakan tersebut
“Rencana pemerintah membentuk dan mengelola rekening kas masjid adalah Enggak Akurat,” ujar Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kemenag, Thobib Al Asyhar, Rabu kemarin.
“Informasi tersebut sengaja dibuat Kepada menimbulkan kegaduhan. Maka dengan ini kami menegaskan, bahwa Menag Enggak pernah berbicara soal Rekening Kas Masjid sebagaimana framing konten yang viral tersebut,” kata Thobib.
Menurutnya, pengelolaan kas masjid tetap menjadi kewenangan masing-masing pengurus masjid. Kas masjid dikelola oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) atau takmir masjid sesuai prinsip kemandirian dan kepercayaan jemaah.
Kementerian Religi, kata dia, Malah Maju mendorong pengelolaan masjid yang profesional, transparan, dan akuntabel tanpa intervensi dalam bentuk penguasaan Anggaran oleh pemerintah.
