Mojokerto (Liputanindo.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto menegaskan pentingnya kolaborasi antara pengusaha, pekerja, dan pemerintah sebagai kunci menjaga pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Buruh Global (May Day) 2026 yang digelar meriah di GOR Seni Majapahit.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan, Rekanan industrial yang Seimbang menjadi modal Krusial bagi daerah Buat menghadapi berbagai tantangan ekonomi, termasuk dinamika ekonomi Dunia yang Tetap berlangsung. “Kami meyakini kolaborasi antara pengusaha, pekerja, dan pemerintah menjadi kunci Buat menjaga pertumbuhan ekonomi Kota Mojokerto tetap positif, memperluas kesempatan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya, Minggu (31/5/2026).
Menurut Ning Ita (sapaan akrab, red), pengusaha dan pekerja merupakan dua elemen yang saling membutuhkan sehingga Rekanan yang Seimbang harus Lanjut dijaga. Dengan terciptanya iklim usaha yang kondusif, investasi baru diharapkan Lanjut masuk dan Pandai mendorong pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
“Pengusaha membutuhkan pekerja dan pekerja juga membutuhkan pengusaha. Karena itu Rekanan industrial yang Seimbang harus Lanjut dijaga agar iklim investasi tetap kondusif dan pembangunan ekonomi dapat berjalan berkelanjutan. Dalam upaya menekan Nomor pengangguran terbuka, Pemkot Mojokerto telah menyiapkan berbagai strategi,” katanya.
Mulai dari mendorong beroperasinya kembali sejumlah pabrik yang sempat berhenti beroperasi, menghadirkan investasi baru, hingga pembangunan sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selain membuka Kesempatan kerja baru, pemerintah daerah juga berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya Sosok.
Setiap tahun, ratusan Penduduk mendapatkan pelatihan kerja dan sertifikasi kompetensi yang diselenggarakan Pemkot Mojokerto bekerja sama dengan lembaga sertifikasi profesi guna meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal. Melalui sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan pekerja, Pemkot Mojokerto optimistis pertumbuhan ekonomi daerah dapat Lanjut terjaga sekaligus menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
“Peringatan Hari Buruh bukan hanya momentum apresiasi bagi para pekerja, tetapi juga penguatan komitmen Berbarengan Buat membangun Rekanan industrial yang Seimbang demi kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kota Mojokerto,” pungkas Wali Kota Perempuan pertama di Kota Mojokerto ini.
Peringatan May Day tahun 2026 ini mengusung tema ‘Kolaborasi Berbarengan Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja’. Kegiatan dikemas dalam suasana penuh kebersamaan melalui jalan sehat yang diikuti ribuan pekerja, pengusaha, serta berbagai pemangku kepentingan di Kota Mojokerto.
Tak hanya diisi kegiatan jalan sehat, perayaan May Day 2026 juga berlangsung meriah dengan pembagian berbagai hadiah menarik. Motor listrik menjadi hadiah Istimewa yang diperebutkan peserta, disusul sepeda gowes dan berbagai barang elektronik yang disambut antusias ribuan peserta.
Pada kesempatan tersebut, Pemkot Mojokerto juga meluncurkan logo Hari Jadi Kota Mojokerto ke-108 serta kalender event yang akan digelar sepanjang Juni 2026. Berbagai agenda tersebut diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat sekaligus mendukung geliat ekonomi daerah. [tin/but]
