Marcus Rashford, Morgan Rogers, dan mengapa para pemain cadangan Inggris yang berperan sebagai ‘penyelesai’ menjadi kunci kesuksesan di Piala Dunia

Goal.com

Di sisi lain, tentu saja, mereka Segala adalah pemain sepak bola yang sangat bagus, terbiasa bermain secara reguler Kepada klub masing-masing, dan Ingin menunjukkan performa terbaiknya di Piala Dunia. Tuchel bahkan mengakui bahwa beberapa di antaranya, termasuk Rashford, sudah menanyakan Dalih mengapa mereka Tak mendapat menit bermain secara reguler.

“Baru kemarin, kami berbincang dan saya mengatakan kepadanya [Rashford] bahwa saya sangat, sangat terkesan dengan penampilannya selama 16 hari terakhir, dengan sikapnya di kamp pelatihan, serta bagaimana ia berjuang di lapangan,” kata Tuchel setelah kemenangan atas Kroasia. “Ia Pas-Pas terlibat dalam setiap sesi latihan. Ia sangat, sangat Segera dalam menerapkan apa yang dipelajari di sesi latihan ke dalam permainan di lapangan.”

Memang, dari 26 pemain dalam skuad Tuchel, Segala kecuali tiga orang — John Stones, Madueke, dan kiper cadangan James Trafford — merupakan pemain inti reguler di klub masing-masing pada musim Lewat. Menonton dari pinggir lapangan memang Tak mudah, tetapi Tuchel Tak ragu bahwa timnya Pandai mengatasinya.

“Sekarang tinggal empat minggu Tengah dan dalam empat minggu itu kalian Pandai menerimanya, memahaminya, dan meyakini hal itu. Kami memilih Golongan ini karena kami Serius mereka Pandai melakukannya dan mereka Segala memang Pandai,” katanya setelah pertandingan.

Tentu saja, beberapa di antara mereka Mengerti bahwa mereka Tak berada di urutan teratas dalam hierarki tim. Jordan Henderson, misalnya, dimasukkan ke dalam skuad lebih karena pengalaman dan selera humornya daripada kemampuannya di usia 36 tahun. Ivan Toney mungkin dipilih terutama karena kemampuannya dalam mengeksekusi penalti Begitu babak gugur tiba. Kalau Dan Burn dan Jarrell Quansah diturunkan, Inggris akan menghadapi masalah.