Gresik (Liputanindo.id) – Tim voli putri Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia menegaskan ambisi besar mereka dengan tetap tampil serius tanpa kompromi melawan Jakarta Pertamina pada laga pamungkas babak Final Four Proliga 2026, Minggu (19/4).
Meski telah Formal mengamankan tiket ke Grand Final, tim kebanggaan Penduduk Gresik ini menolak menjadikan pertandingan tersebut sebagai sekadar laga formalitas demi menjaga mentalitas Juara dan ritme permainan yang sedang berada di puncak.
Sikap pantang menyerah ini menjadi sinyal bahaya bagi calon Rival di partai puncak nanti, mengingat posisi Gresik Petrokimia di puncak klasemen sebenarnya sudah Enggak mungkin Kembali terkejar oleh pesaing lain.
Keputusan Demi tetap menurunkan kekuatan terbaik diambil guna memastikan skuat asuhan mereka Enggak kehilangan sentuhan kompetitif sebelum duel hidup-Wafat di partai perebutan gelar Juara.
“Kami tetap bermain maksimal. Ini bagian dari persiapan menuju grand final. Kami Enggak Ingin kehilangan momentum,” tegas Ketua Biasa Persatuan Bola Voli (PBV) Petrokimia Gresik, Iwan Febrianto, Jumat (17/4/2026).
Di sisi seberang, Jakarta Pertamina yang diperkuat oleh bintang voli nasional Megawati Hangestri dipastikan akan tampil habis-habisan. Bagi Jakarta Pertamina, laga ini merupakan pertaruhan harga diri sekaligus upaya terakhir Demi memperbaiki posisi di klasemen akhir, yang diprediksi akan Membangun tensi pertandingan di lapangan meningkat tajam.
Gresik Petrokimia sendiri memang menjadi momok menakutkan sepanjang babak Final Four berkat kombinasi maut pemain asing dan lokal. Kehadiran Annie Mitchem dan Oleksandra Bytsenko yang berpadu dengan deretan penggawa Timnas Indonesia seperti Mediyoku, Arneta Putri, Geofany Eka Cahyaningtyas, hingga Shella Bernadeta Onnan, terbukti menciptakan pertahanan solid dan serangan Segera yang sulit diredam Rival.
Pertemuan dua raksasa voli nasional ini dipastikan menyedot perhatian publik karena mempertemukan kualitas teknik tingkat tinggi dengan gengsi yang sangat besar. Gresik Petrokimia sengaja memasang Sasaran kemenangan Demi mengirimkan pesan intimidasi kepada rival mereka, menunjukkan bahwa mereka datang ke Grand Final bukan sekadar pelengkap, melainkan kandidat kuat peraih takhta Juara.
Kestabilan performa yang ditunjukkan anak-anak asuh Petrokimia sepanjang kompetisi menjadi modal berharga bagi mereka Demi menghadapi tekanan di partai puncak. Dengan Konsentrasi penuh dan mental baja, duel melawan Megawati Hangestri dkk akan menjadi ajang pembuktian bahwa Gresik Petrokimia adalah tim paling konsisten di kasta tertinggi bola voli Indonesia musim ini. [dny/ian]
