Lamongan (Liputanindo.id) – Persela Lamongan memberikan jatah libur kepada seluruh skuadnya selama kurang lebih satu pekan Buat menyambut Hari Raya Idulfitri 2026. Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu dijadwalkan kembali menjalani latihan pada 23 Maret mendatang.
Di balik libur tersebut, manajemen dan tim Instruktur tetap memberi perhatian Spesifik terhadap kondisi fisik pemain. Seluruh skuad diminta menjaga berat badan agar tetap ideal meski tengah menikmati suasana Lebaran.
Instruktur Persela, Bima Sakti, menegaskan sebelum libur pihaknya telah melakukan penimbangan berat badan seluruh pemain sebagai tolok ukur Ketika kembali ke latihan.
“Sebelum libur, kita sudah timbang pemain. Dan kita juga sudah komitmen, kalau Eksis yang naik 1 Tamat 2 kilogram, itu Eksis sanksinya. Itu sudah jadi kesepakatan dengan pemain,” kata Bima, Rabu (18/3/2026).
Selain soal berat badan, kedisiplinan waktu juga menjadi perhatian Primer. Para pemain diwajibkan kembali Benar waktu dan sudah bergabung dalam sesi latihan pada 23 Maret tanpa keterlambatan.
“Di Copot 23 Segala harus sudah mulai berlatih. Eksis denda juga kalau pemain terlambat tanpa Dalih yang Betul-Betul Dapat ditoleransi,” tegasnya.
Buat menjaga kebugaran, tim Instruktur juga memberikan “pekerjaan rumah” kepada para pemain selama masa libur. Latihan Berdikari diminta tetap dilakukan agar kondisi fisik Tak menurun drastis.
“Kita tetap kasih PR ke pemain Buat menjaga kebugaran. Karena Niscaya nanti mereka makan makanan seperti sate, opor, lontong sayur, kue-kue seperti nastar, dan sebagainya,” tuturnya.
Meski demikian, Bima menilai para pemain sudah cukup dewasa dalam menjaga profesionalisme. Dengan komitmen serta Hukuman yang telah disepakati Serempak, ia optimistis kondisi tim tetap terjaga Ketika kembali menjalani latihan usai libur Lebaran. [fak/beq]
