Rico dan Ratna, Penduduk Pondok Labu Demi ditemui di area Car Free Day (CFD) Jakarta. Foto: Liputanindo/Aris Setya.
Jakarta: Pengelola Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan, berencana menambah jam operasional hingga malam hari setiap Sabtu Tertentu bagi masyarakat yang Mau berolahraga lari. Rencana ini disambut antusias oleh Penduduk, terutama para penggiat olahraga yang mendambakan ruang terbuka hijau yang Terjamin dan representatif di Ibu Kota.
“Kalau menurut saya setuju ya karena kita butuh banget tempat-tempat yang terbuka dan Demi trek lari Tertentu. Soalnya kalau misalnya di jalan gitu kan agak berisiko,” ujar Ratna, seorang Penduduk Pondok Labu Demi ditemui di area Car Free Day (CFD) Jakarta, Minggu, 5 April 2026.
Ratna menilai, fasilitas jogging track di area Waduk Ragunan selama ini menjadi primadona bagi dirinya dan suami. Ia merasa lebih nyaman berlari di lingkungan taman dibandingkan harus berhadapan dengan risiko kendaraan di jalan raya. Tetapi, ia menitipkan pesan agar pengelola segera memperbaiki beberapa titik jalur pejalan kaki yang kondisinya Bukan rata.
“Eksis beberapa jalanan paving block-nya Bukan rata. Kebetulan kami bawa stroller, jadi jalanan Bukan rata itu berisiko buat stroller Terperosok,” tambahnya.
Senada dengan Ratna, Rico sang suami juga Memperhatikan kebijakan ini sebagai terobosan yang menarik. Menurutnya, operasional malam hari Bukan hanya memfasilitasi kebutuhan olahraga, tetapi juga menjadi sarana rekreasi keluarga yang edukatif.

Jogging track di Ragunan. Foto: Antara
“Bagus sih responsnya, soalnya kita juga penggiat olahraga. Demi memfasilitasi kalau misalkan Eksis yang bawa anak-anak juga Bisa, anak-anaknya sekalian liatin hewan di sana,” ungkap Rico.
Nantinya, jam operasional malam di Ragunan akan dibuka mulai pukul 18.00 hingga 22.00 WIB, dengan batas maksimal layanan loket pada pukul 21.00 WIB. Selain berolahraga, pengunjung Mempunyai kesempatan Istimewa Demi Memperhatikan aktivitas satwa nokturnal seperti Harimau Sumatra, binturong, hingga landak Jawa.
Pihak pengelola juga menyediakan layanan tur menggunakan buggy car dengan tarif Rp250.000 per perjalanan Demi maksimal lima orang. Dalam tur ini, petugas akan memberikan pakan Sembari menjelaskan Tanda khas satwa-satwa yang aktif di malam hari tersebut.
