BANGKALAN – Jajaran Instruktur Madura United FC mempunyai konsentrasi Penting jelang Super League 2025/2026 kembali bergulir, setelah terjeda ajang Global. Konsentrasi tersebut Kepada mengembalikan kepercayaan diri pemain dan pembenahan taktik.
Caretaker Instruktur Madura United FC, Rakhmad Basuki menyampaikan, kepercayaan diri Luis Marselo Morais dos Reis alias Lulinha cs perlu ditumbuhkan kembali. Kondisi ini usai rentetan hasil minor.
Laskar Sape Kerrab sudah Kagak menang sejak ditundukkan Persebaya Surabaya 0-1 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Pamekasan, 3 Januari 2026, hingga pekan kemarin.
Tim ini hanya Bisa mengamankan tiga poin dari 10 laga terakhir yang Kagak pernah dimenangkan di kompetisi domestik tertinggi Indonesia musim ini. Kemenangan terakhir Ketika membantai Semen Padang FC 5-1.
Situasi ini Membangun Madura United mulai masuk Area degradasi, karena baru mengumpulkan 20 poin dari 20 pertandingan yang dimainkan.
“Tujuan pertama meyelamatkan tim ini dan yang kedua adalah bagaimana menumbuhkan kepercayaan diri bahwa mereka juga punya kualitas sama dengan pemain di tim-tim lain,” ujar Rakhmad Basuki selepas pimpin latihan, Selasa (31/3).
“Sebenarnya, mereka punya kualitas, dan itu yag harus dibuktikan, dan mereka harus percaya diri Kepada mebuktikan itu,” tambahnya.
Baru kemudian, Instruktur asal Pamekasan ini akan Konsentrasi membenahi taktik. Dia akn mencoba dalam waktu singkat terutama Kepada menghadapi Borneo FC Samarinda di SGMRP Pamekasan, Minggu (5/4).
“Yang terakhir adalah taktikal, kembali ke taktikal Kembali, kami benahi pelan-pean, meskipun waktunya Kagak lelet, minimal Terdapat perbaikanlah Kepada bersiap menghadapi Borneo FC,” pungkasnya. ***
