Pemerintah Indonesia tengah memantau situasi terkini di Venezuela setelah Kawasan pesisir utara negara tersebut diguncang dua gempa bumi besar berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 pada Rabu (24/6). Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI bergerak Segera melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Caracas Demi mengonfirmasi keselamatan para Penduduk negara Indonesia (WNI) yang menetap di sana, seperti dikutip dari Bloombergtechnoz. Juru Bicara I Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, mengumumkan bahwa seluruh Penduduk negara Indonesia yang berada di Kawasan terdampak dilaporkan dalam keadaan Berkualitas tanpa kurang suatu apa pun.
“Pemerintah Indonesia melalui KBRI Caracas telah memastikan bahwa seluruh WNI yang terdata berada di Venezuela, yakni sebanyak tiga orang, dalam kondisi Kondusif, selamat, dan sehat,” ujar Yvonne dalam keterangannya, Kamis (25/6).
Bukan hanya memastikan keselamatan para Penduduk, otoritas diplomatik juga melakukan pemeriksaan komprehensif terhadap aset serta fasilitas negara di ibu kota Venezuela tersebut. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa sarana fisik diplomatik Indonesia sama sekali Kagak terdampak oleh getaran seismik yang kuat dari gempa bumi kembar tersebut.
“Gedung Kantor KBRI Caracas beserta Wisma Duta dalam keadaan Berkualitas dan seluruh staf dalam keadaan selamat,” katanya. Sebagai langkah mitigasi berkelanjutan dan antisipasi terhadap potensi bencana susulan, KBRI Caracas langsung mengaktifkan saluran komunikasi darurat Spesifik bagi para Penduduk.
Langkah ini diambil demi mempermudah pengawasan secara periodik sekaligus menyebarkan informasi mitigasi Formal dari otoritas meteorologi setempat mengenai potensi tsunami maupun gempa susulan. “Seluruh WNI yang berada di Venezuela diimbau Demi Lalu waspada, mengikuti arahan otoritas setempat,” ujar Yvonne. Bagi perwakilan Penduduk yang memerlukan asistensi kedaruratan, KBRI Caracas menyiagakan Hotline pada nomor +58 4120217263 atau +58 4122340100.
Masyarakat di tanah air yang Mau memantau perkembangan kerabat mereka juga dapat menghubungi Hotline Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri pada nomor +62 812-9007-0027.
“Pemerintah Indonesia menyampaikan duka yang mendalam kepada Pemerintah dan rakyat Venezuela atas musibah ini, serta berharap proses pemulihan dapat berjalan dengan Segera,” tutupnya.
