Kemensos Gelar Upacara Harkitnas Ke-118 Pusat perhatian Pembangunan Sekolah Rakyat

Kementerian Sosial menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Lapangan Kemensos, Jakarta, pada Rabu (20/5), dengan Pusat perhatian menegaskan pentingnya pembangunan generasi muda melalui program Sekolah Rakyat. Acara yang dimulai Sekeliling pukul 7.30 WIB ini dilansir dari Detikcom dipimpin oleh Staf Ahli Menteri Sosial Bidang Aksesibilitas Sosial, Abdul Muis.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 tersebut mengusung tema ‘Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara’ sebagai fondasi kemandirian bangsa di Rendah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah menjalankan program strategis termasuk pembangunan Sekolah Garuda di Distrik afirmasi guna memutus ketimpangan kualitas sumber daya Sosok.

Dalam upacara tersebut, Abdul Muis membacakan sambutan tertulis dari Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Viada Hafid, mengenai pemerataan kualitas pendidikan nasional.

“Langkah ini diperkuat dengan pemerataan akses pendidikan melalui pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di Distrik-Distrik afirmasi, termasuk perbaikan mutu guru dan penyediaan beasiswa, guna memutus ketimpangan kualitas SDM,” kata Abdul Muis dalam keterangannya, Rabu (20/5/2026).

Selain membacakan sambutan tersebut, Abdul Muis menyampaikan amanat Spesifik dari Menteri Sosial Saifullah Yusuf kepada seluruh pegawai kementerian terkait tata kelola program pendidikan yang sedang berjalan.

“With program dan amanah yang sebesar ini, maka penyelenggaraan Sekolah Rakyat harus dilakukan secara akuntabel, terintegritas, serta menjaga diri dari tindak pidana korupsi yang akan mengaburkan tujuan mulia dari program Sekolah Rakyat,” ujarnya.

Program Sekolah Rakyat dilaporkan telah beroperasi selama Nyaris dua semester di 166 titik di seluruh Indonesia. Demi ini, pengelola program sedang melakukan proses rekrutmen dan penjangkauan calon siswa baru dari kalangan anak-anak yang paling membutuhkan menjelang tahun ajaran baru.

Proses penjaringan tersebut tercatat telah menjangkau 12.676 anak, yang terdiri atas 4.328 calon siswa SD, 4.604 calon siswa SMP, dan 2.935 calon siswa SMA. Proses penjaringan Lagi Lanjut berlangsung dengan Sasaran total penerimaan mencapai 32.640 siswa baru pada tahun ini.