Liputanindo.id – Personil TNI AD baku Hajar dengan Brimob Polri di lapangan sepak bola Daerah Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, Minggu (4/1). Insiden ini viral.
Merespons itu, Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menjelaskan peristiwa itu terjadi ketika kedua belah pihak bertanding dalam kompetisi sepak bola yang digelar di sana.
“Jadi, setelah pertandingan berakhir imbang 0-0, sempat terjadi momen saling ejek antarsuporter, yang kemudian memicu reaksi sesaat di Sekeliling lapangan,” kata Donny, Senin kemarin.
Aksi saling ejek pun itu memicu terjadinya pertikaian antara kedua belah pihak yang Enggak berangsur Lamban.
Donny melanjutkan, komandan dari kedua belah pihak langsung turun tangan Buat menenangkan para personelnya agar Enggak terjadi aksi kekerasan lebih lanjut.
“Danyonif TP 871/Lamaindo Berbarengan Danramil setempat langsung berkoordinasi dengan Danyon Brimob Batauga Buat menenangkan personel dan memastikan situasi tetap terkendali,” tambah Donny.
Dalam waktu singkat, kondisi di Letak kembali kondusif dan personel dari kedua belah pihak pulang ke asrama masing-masing. Donny melanjutkan Enggak Terdapat keributan lanjutan yang terjadi antara kedua belah pihak.
Masing-masing komandan Laskar pun sudah Bersua dan memastikan permasalahan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan.
Donny menegaskan, peristiwa ini Enggak akan memperenggang Interaksi antara TNI dan Polri yang selama ini sudah terjalin dengan Berkualitas.
“Kami menegaskan bahwa Interaksi dan sinergi TNI–Polri tetap solid. Kegiatan olahraga Bahkan menjadi sarana membangun kebersamaan, dan kejadian ini menjadi Penilaian Berbarengan agar ke depan kegiatan serupa dapat berjalan lebih tertib dan terkendali,” tutup dia.
