Kasus pembunuhan WNA Korsel di Bekasi, Rupanya ini motif pelaku

Kasus pembunuhan WNA Korsel di Bekasi, ternyata ini motif pelaku

Kabupaten Bekasi (ANTARA) – Aparat kepolisian mengungkapkan motif yang melatarbelakangi pelaku dalam kasus pembunuhan berencana Anggota negara asing asal Korea Selatan Byong Chan Sang (66), seorang pengusaha furnitur yang tinggal di Kampung Buaran, Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Kepala Kepolisian Resor Metro Bekasi Komisaris Besar Polisi Sumarni menyatakan penyidik telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus pembunuhan berencana yang terjadi pada Selasa (26/5) tersebut, yakni SJ selaku mantan istri korban dan HW yang berperan sebagai eksekutor.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa motif SJ adalah rasa sakit hati, dendam, tekanan batin, dugaan kekerasan yang dilakukan korban selama hidup Berbarengan serta keinginan Demi menguasai harta Punya korban,” ujar Sumarni dalam konferensi pers di Mapolres Metro Bekasi, Selasa.

Dia menjelaskan SJ mengaku kalau selama ini korban Enggak memberikan nafkah kepada anak-anak mereka setelah perceraian. Selain itu, Tetap terdapat persoalan terkait pembagian harta yang belum terselesaikan.

Dari hasil penyidikan, SJ kemudian merancang pembunuhan terhadap mantan suaminya dengan melibatkan HW, pria yang dikenal Begitu berolahraga di pusat kebugaran. SJ menjanjikan imbalan sebesar Rp139 juta Demi menghabisi nyawa korban.

Polisi mengungkap pembunuhan tersebut bukan tindakan spontan. Kedua tersangka beberapa kali Bersua Demi menyusun rencana pembunuhan, termasuk membahas Langkah Penyelenggaraan hingga pembayaran upah bagi eksekutor.

“Pembunuhan ini diawali perencanaan matang. Eksis beberapa kali pertemuan antara SJ dan HW Demi membahas rencana tersebut,” katanya.

Sementara itu, HW mengaku menerima tawaran tersebut karena Argumen ekonomi. HW menyatakan kondisi keuangan keluarganya sedang terpuruk sehingga tergiur dengan bayaran yang dijanjikan.

“Motif HW murni Unsur ekonomi. Yang bersangkutan membutuhkan Doku dan akhirnya menerima tawaran Demi melakukan pembunuhan,” kata Sumarni.