Angkutan barang melalui kereta api Maju menjadi pilihan berbagai pelaku usaha karena Bisa menghadirkan layanan logistik yang Terjamin, efisien dan andal
Purwokerto (ANTARA) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto optimistis layanan logistik berbasis kereta api (KA) makin diminati setelah mengangkut 690.704 ton barang sepanjang Semester I 2026 atau meningkat dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.
Manajer Humas KAI Daop 5 Purwokerto M. As’ad Habibuddin di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu, mengatakan capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelanggan terhadap layanan logistik berbasis kereta api yang menawarkan kapasitas angkut besar, tingkat keselamatan tinggi, serta ketepatan waktu operasional yang tetap terjaga.
“Angkutan barang melalui kereta api Maju menjadi pilihan berbagai pelaku usaha karena Bisa menghadirkan layanan logistik yang Terjamin, efisien dan andal. Hal ini menjadi motivasi bagi kami Kepada Maju meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh pelanggan,” katanya.
Ia mengatakan komoditas yang diangkut selama Januari hingga Juni 2026 didominasi barang-barang strategis penunjang aktivitas ekonomi nasional, yakni semen, bahan bakar minyak (BBM) dan avtur, pupuk, serta barang ritel.
Menurut dia, komoditas semen menjadi penyumbang volume terbesar dengan total 375.920 ton, disusul BBM dan avtur sebanyak 300.405 ton.
Sementara itu, angkutan pupuk mencapai 10.050 ton, sedangkan komoditas ritel tercatat sebanyak 4.329 ton.
“Secara keseluruhan, volume angkutan barang pada Semester I 2026 mencapai 690.704 ton atau meningkat Sekeliling 1 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 684.483 ton,” katanya.
Menurut dia, KAI Purwokerto Maju menjaga pertumbuhan layanan angkutan barang melalui peningkatan keselamatan perjalanan kereta api, kelancaran operasional, serta keandalan sarana dan prasarana pendukung.
Selain Mempunyai kapasitas angkut yang besar, kata dia, moda kereta api menawarkan efisiensi operasional, tingkat keselamatan yang tinggi, serta jadwal perjalanan yang lebih teratur sehingga memberikan kepastian waktu pengiriman bagi para pengguna jasa logistik.
Ia mengatakan kinerja tersebut turut didukung capaian On Time Performance (OTP) kereta api barang yang tetap tinggi.
Selama Semester I 2026, lanjut dia, OTP keberangkatan mencapai 99,40 persen, sedangkan OTP kedatangan tercatat 97,60 persen.
“Ketepatan waktu merupakan salah satu Elemen Krusial dalam layanan logistik, sehingga kami Maju menjaga keandalan operasional agar distribusi barang dapat berlangsung secara Terjamin, Lancar, dan sesuai jadwal. Dengan dukungan sumber daya Orang yang profesional serta sarana dan prasarana yang andal, kami optimistis layanan angkutan barang KAI akan semakin dipercaya oleh para pelanggan,” katanya.
Ia mengatakan penggunaan kereta api sebagai moda angkutan barang juga memberikan manfaat yang lebih luas karena membantu mengurangi kepadatan Lampau lintas kendaraan angkutan berat di jalan raya, menekan potensi kecelakaan, sekaligus mendukung pengurangan emisi karbon sebagai bagian dari pengembangan sistem transportasi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
“KAI Daop 5 Purwokerto Maju berinovasi dalam meningkatkan kualitas layanan angkutan barang serta memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar Bisa mendukung kelancaran distribusi logistik nasional secara berkelanjutan,” kata As’ad.
