Meski punya peringkat yang lebih Berkualitas dari sang tamu, Tetapi Laskar Mataram tetap mewaspadai Betul motivasi tinggi Persijap yang berjuang menjauh dari Area merah.
PSIM kini Terdapat di peringkat ke-8 dengan koleksi 37 poin dari 24 laga. Kalau Bisa menang dari Persijap nanti, PSIM akan naik ke posisi ke-7 atau satu strip lebih Berkualitas.
Sedangkan Persijap Lagi berjuang Buat menjauh dari Area merah, tepatnya Terdapat di peringkat ke-15 atau satu strip diatas Area degradasi dengan koleksi 20 poin dari 24 laga yang sudah dijalani.
Dengan kondisi ini, dipastikan PSIM akan mendapatkan perlawanan sengit dari Persijap. Buat pertandingan nanti, kedua tim sama-sama akan kehilangan pemain pemain pilarnya.
PSIM bakal tampil tanpa Fahreza Sudin yang mendapat kartu merah di laga sebelumnya. Sedang Persijap tanpa pemain asing Jose Luis Espinosa Arroyo dan Wahyudi Hamisi.
“Kami kehilangan satu pemain karena kartu merah. Sedangkan Persijap, mereka membawa Sekeliling 10 pemain baru yang cukup berkualitas, termasuk dari Perserikatan India dan Spanyol. Dalam tiga pertandingan terakhir mereka Bisa mendapat lima poin. Jadi ini akan menjadi pertandingan yang sulit,” kata Instruktur PSIM, Jean Paul Van Gastel.
Diakuinya, performa Persijap perlahan meningkat sejak kedatangan pemain-pemain baru di putaran kedua. Dia menyebut inilah yang Membikin PSIM harus mewaspadai kebangkitan Persijap.
PSIM sendiri Demi ini sedang dalam rasa penasaran yang tinggi. Pasalnya, dari lima laga terakhirnya, PSIM hanya Bisa mencatat sekali menang dan empat hasil imbang.
Kemenangan dicatat Laskar Mataram di laga pekan ke-23 Lampau Demi dijamu PSBS Biak di Stadion Maguwoharjo, Sleman dengan skor 4-2.
Mengenai Pengkajian dari laga terakhir di pekan ke-24 melawan Semen Padang di Stadion Haji Agus Salim, dia mengakui permainan timnya berubah setelah harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-37.
“Dengan 10 pemain, itu mempengaruhi pertandingan. Pada menit pertama kami juga sedikit kesulitan dengan Susunan dan penguasaan bola. Detail-detail ini yang akan kami perbaiki,” dia menegaskan. ***
