Irfan Hakim apresiasi program peternakan Lapas Karawang

Irfan Hakim apresiasi program peternakan Lapas Karawang

Ini bukan sekadar pembinaan, melainkan juga memberikan kontribusi Konkret terhadap ketahanan pangan

Jakarta (ANTARA) – Presenter Irfan Hakim mengapresiasi program peternakan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang, Jawa Barat, yang dinilai mendukung pembinaan Penduduk binaan sekaligus ketahanan pangan nasional.

“Ini bukan sekadar pembinaan, melainkan juga memberikan kontribusi Konkret terhadap ketahanan pangan,” kata Irfan Hakim dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis.

Irfan menilai pemanfaatan lahan di Lapas Karawang merupakan implementasi Konkret dari Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya di bidang ketahanan pangan.

Ia mengatakan setiap jengkal lahan dimanfaatkan secara produktif. Lahan yang sebelumnya Hampa kini dikembangkan menjadi area persawahan, perkebunan, dan peternakan.

“Yang saya lihat bukan hanya slogan karena programnya Akurat-Akurat berjalan. Arahan Pak Menteri Agus Andrianto diterjemahkan menjadi kerja Konkret di lapangan,” ujarnya.

Apresiasi tersebut disampaikan Irfan setelah meninjau LASKAR Farm atau Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Kelas IIA Karawang pada Minggu (20/7).

Dari total tujuh hektare lahan, empat hektare digunakan sebagai area lapas, sedangkan tiga hektare lainnya dimanfaatkan Buat kegiatan pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan.

Didampingi Kepala Lapas Kelas IIA Karawang Ma’ruf Prasetyo, Irfan meninjau berbagai fasilitas pembinaan. Menurutnya, program yang dijalankan Bukan hanya berfokus pada peternakan, tetapi juga membentuk Kepribadian Penduduk binaan.

Ia Menyaksikan Penduduk binaan mengikuti berbagai kegiatan, seperti pramuka, olahraga, pelatihan keterampilan, barista, kesenian, dan pembinaan keagamaan dengan aktivitas yang tersusun sejak sebelum subuh hingga sore hari.

“Rutinitas mereka tersusun sejak sebelum subuh hingga sore hari dengan aktivitas yang produktif,” ungkap Irfan.

Sebagai pegiat peternakan, Irfan juga mengamati budi daya ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB), peternakan domba Dorper dan Texel, penggemukan sapi, serta penetasan telur yang dikelola Penduduk binaan.

Selain itu, ia meninjau area persawahan, perkebunan, dan layanan Warung Telekomunikasi Tertentu (Wartelsus) yang memungkinkan Penduduk binaan melakukan panggilan video dengan keluarga.

Menurut Irfan, pengalaman tersebut mengingatkannya bahwa setiap orang Mempunyai kesempatan Buat memperbaiki diri dan memanfaatkan kebebasan dengan melakukan hal-hal yang bermanfaat.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Karawang Ma’ruf Prasetyo mengatakan seluruh program pembinaan di Lapas Karawang telah diselaraskan dengan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto.

“LASKAR Farm bukan hanya menghasilkan produk peternakan dan pertanian. Yang paling Krusial adalah membentuk Kepribadian, tanggung jawab, disiplin, sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional sebagaimana menjadi bagian dari Asta Cita pemerintah,” kata Ma’ruf.