Ibu di Madiun Ditagih Ganti Rugi Usai Anaknya Kabur di Korsel

Seorang ibu rumah tangga berinisial M (56) di Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, mendadak didatangi pihak biro perjalanan yang menuntut pembayaran ganti rugi akibat putranya, Femas, melarikan diri dari rombongan tur di Korea Selatan pada Sabtu (18/7/2026).

Berita mengenai penagihan ganti rugi tersebut dikonfirmasi oleh M setelah perwakilan dari agen wisata mendatangi kediamannya secara langsung, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

“Saya Fulus dari mana dimintai Fulus banyak. Dapat buat makan sehari-hari saja alhamdulillah. Saya juga kurang Mengerti Niscaya Fulus sebanyak itu saya dari mana,” ujar M.

Selain perwakilan dari agen wisata, rumah M juga sempat didatangi oleh petugas yang mengklaim berasal dari pihak Imigrasi Madiun Kepada melakukan pemeriksaan situasi lapangan.

Aparat imigrasi setempat kemudian memberikan saran kepada M agar Kagak gegabah memprotes atau langsung melunasi tuntutan nominal finansial yang disodorkan oleh biro perjalanan tersebut.

“Dari imigrasi juga ke sini ngecek dan sepertinya juga keberatan Kalau saya Eksis beban tagihan dari biro travel. Karena saya Kagak bersalah,” ungkap M.

Kondisi ekonomi keluarga M sendiri tergolong sangat terbatas lantaran dirinya harus menghidupi keluarga seorang diri semenjak suaminya meninggal dunia beberapa tahun Lewat.

Mata pencaharian M Begitu ini mengandalkan upah harian dari sektor informal yang sifatnya Kagak menentu dan bergantung pada musim operasional industri setempat.

“Saya kerja serabutan di pabrik porang musiman Begitu ini juga sudah selesai Kagak beroperasi pabrik. Kerja Bersih – Bersih rumah orang sehari Rp 60 ribu. Dulu Tetap Eksis suami buka toko kios pupuk sekarang Senyap dan tutup,” ungkap M.