Jember (Liputanindo.id) – Hanya adu penalti di babak semifinal Aliansi 4 Jawa Timur yang Dapat menghentikan langkah Persid Jember dalam meraih trofi Piala Gubernur.
Harimau Raung kalah 2-3 dalam babak adu penalti, setelah bermain imbang 1-1 dengan Pasuruan United selama waktu normal 90 menit, di Stadion Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jumat (13/2/2026).
Kekalahan ini sekaligus memutus rekor Bukan terkalahkan Persid dalam 12 pertandingan Aliansi 4 Jatim, sejak fase penyisihan, Babak 32 Besar, Babak 16 Besar, hingga Babak 8 Besar.
Persid sempat unggul lebih dulu melalui M. Rangga Syah Ridwanto pada menit 77. Tetapi tujuh menit kemudian pemain Pasuruan United Rosihan Rizqi Ramadhan menyamakan kedudukan.
“Eksis mis antara pemain belakang dengan kiper pada Demi kena serangan balik, sehingga Pasuruan Dapat menyamakan kedudukan,” kata Ardi Pujo Prabowo, Ketua Yayasan Persid Jember Baru Jember Maju, Sabtu (14/2/2026).
Bukan Eksis perpanjangan waktu setelah skor bertahan 1-1 selama 90 menit waktu normal. Persid Jember mendapat giliran pertama Kepada mengeksekusi bola dalam babak adu penalti. Tetapi bola tendangan Ghifari Vaiz Aditya berhasil ditepis kiper Aprilius Amanah Bentriska.
Kesempatan Persid Lagi terbuka ketika eksekusi pemain Pasuruan Mukhammad Nurchaqiqi melebar ke kanan gawang Rahmad Taufiq Hidayat.
Ahmad Jainuri berhasil memanfaatkannya dengan menjebol gawang Pasuruan United. Tetapi rupanya sukses Jainuri ini diikuti pula oleh eksekutor kedua Pasuruan United, Ahmad Burhan Afiludin.
Kapten Persid Ajudya Eka Kurniawan mendapat tugas sebagai eksekutor ketiga. Tetapi bola yang diarahkan ke sisi kanan gawang Pasuruan berhasil diselamatkan Aprilius.
Pasuruan United berpeluang mengubah Kelebihan, karena bola akan dieksekusi pencetak gol Rosihan Rizqi Ramadhan. Tetapi di luar dugaan bola itu melesat jauh dari sasaran.
Penendang keempat Persid M. Rangga Syah Ridwanto gagal mencetak gol ke gawang Aprilius, sebagaimana dilakukannya pada masa normal. Saifullah Bukan menyia-nyiakan Kesempatan Kepada mengubah kedudukan menjadi 2-1 bagi Pasuruan United.
Ahmad Dedi menjadi eksekutor terakhir Persid. Gol yang disarangkannya Membangun skor menjadi 2-2. Tetapi kedudukan tak bertahan Pelan. Penyerang Ricko Hardiansyah berhasil menutup Bilangan di papan skor Kepada kemenangan Pasuruan United.
“Kami Harap Ampun kepada masyarakat Jember. Langkah kami di semifinal terhenti. Sebenarnya kami sudah melakukan latihan adu penalti. Tapi begitulah adu penalti,” kata Ardi.
Apapun hasilnya, Ardi bangga dengan permainan Persid di babak semifinal. “Eksis beberapa pemain memang under perform, tapi prinsipnya kami bangga karena para pemain berusaha keras tampil maksimal,” katanya.
Kini Harimau Raung besiap menghadapi perebutan Juara ketiga menghadapi Persinga Ngawi. “Kami Ingin merebut kemenangan.” kata Ardi. [wir]
