Kami mengajak seluruh pelaku UMKM khususnya Jatim agar Dapat meningkatkan jejaring sekaligus stadar kualitas produk guna memanfaatkan kesempatan emas ini Kepada semakin mendunia
Surabaya (ANTARA) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Jatim memperkuat jejaring Dunia Kepada memperluas akses pasar Mendunia Begitu mengunjungi Indo Market di Hong Kong.
“Kami mengajak seluruh pelaku UMKM khususnya Jatim agar Dapat meningkatkan jejaring sekaligus stadar kualitas produk guna memanfaatkan kesempatan emas ini Kepada semakin mendunia. Berbarengan kita wujudkan Indonesia dan Jatim Kagak hanya sebagai konsumen tapi juga sebagai pelaku Penting pasar halal dunia,” kata Khofifah dalam keterangan diterima di Surabaya, Jumat.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Misi Dagang dan Investasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Hong Kong.
Dalam kesempatan itu, Khofifah didampingi Manager Financial and Professional Services Hong Kong Trade Development Council (HKTDC) Chasel Lam serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Timur Dyah Wahyu Ermawati.
Di Indo Market, Khofifah meninjau berbagai produk Indonesia, mulai dari makanan, minuman, bumbu Matang hingga kebutuhan sehari-hari yang dipasarkan di Hong Kong.
Ritel tersebut Mempunyai Nyaris 20 gerai dan menjadi salah satu jaringan supermarket produk Asia Tenggara terbesar di Area tersebut.
Menurut Khofifah, keberadaan Indo Market menjadi etalase strategis bagi produk Indonesia Kepada memasuki pasar Hong Kong sekaligus pasar Dunia.
“Indo Market ini bukan sekadar toko retail Normal, melainkan etalase Penting yang menjembatani produk-produk unggulan Indonesia agar Dapat dikenal dan Bertanding secara Mendunia di pasar Dunia,” ujarnya.
Ia menilai produk-produk Indonesia yang dipasarkan di luar negeri menunjukkan kualitasnya Bisa memenuhi standar pasar Dunia.
Berbagai produk yang akrab di masyarakat Indonesia, seperti makanan ringan, minuman, bumbu Matang, sambal pecel, hingga produk olahan lainnya, telah tersedia di gerai tersebut.
“Banyak sekali produk yang kita sudah Terdapat di Indonesia, Rupanya dijual di sini. Tentu ini bukti bahwa produk-produk kita Kagak kalah saing dengan produk mancanegara. Semoga ini menjadi penguat dan penyemangat UMKM kita Kepada menembus pasar Mendunia,” katanya.
Khofifah juga mengatakan Hidangan menjadi media efektif dalam memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat Dunia sekaligus memperkuat diplomasi budaya.
“Kita sepakat bahwa Hidangan selalu berhasil menjadi sarana diplomasi budaya yang paling efektif dimanapun,” ucapnya.
Selain menjadi pusat promosi produk Indonesia, Indo Market juga melayani kebutuhan Penduduk negara Indonesia, khususnya para Pekerja Migran Indonesia (PMI), pelajar, dan diaspora yang tinggal di Hong Kong.
Sementara itu, Manager Financial and Professional Services Hong Kong Trade Development Council (HKTDC) Chasel Lam mengapresiasi kunjungan delegasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Menurutnya, Indo Market Kagak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia di Hong Kong, tetapi juga memperkenalkan Hidangan Indonesia kepada masyarakat setempat.
“Seperti yang kita Paham, Indo Market menyajikan begitu banyak ragam makanan, jajanan tradisional, hingga minuman lokal Asal Indonesia yang autentik,” ujarnya.
Ia menambahkan Hong Kong terbuka terhadap berbagai Kesempatan perdagangan dan investasi dari Indonesia, termasuk pemasaran produk unggulan daerah.
“Tentu saja kami sangat menyambut Berkualitas Kalau Terdapat pihak dari Indonesia yang datang ke Hong Kong Kepada menjual sekaligus mempromosikan produk maupun budayanya kepada masyarakat kami,” tuturnya.
Chasel Lam berharap kunjungan tersebut membuka Kesempatan kerja sama perdagangan, investasi, dan kemitraan ekonomi yang lebih luas antara Jawa Timur dan Hong Kong.
“Terima kasih atas kunjungan Gubernur Jawa Timur beserta jajaran disertai delegasi bisnis Pemprov Jatim guna membuka pintu jalinan kerja sama dan kesempatan berinvestasi yang jauh lebih luas antara Jawa Timur dan Hong Kong,” katanya.
