Itulah sebabnya mengapa pihak manajemen klub kini menuntut agar tim melangkah ke tahap perkembangan berikutnya. Sesuai dengan motto: Pertahanan terlihat solid, hal itu boleh tetap seperti itu, tetapi di lini depan kami Mau Menyaksikan lebih banyak daya gedor. Oleh karena itu, misalnya, keputusan Kovac Buat secara sengaja Enggak Tengah mengandalkan pemain sayap yang kuat dalam situasi satu Musuh satu pun kini dibatalkan.
Agar hal ini berhasil dari segi taktik, Kovac harus menyesuaikan skema U-Pass-nya yang sudah terkenal (klik di sini Buat penjelasan terperinci). Skema ini memang sangat membantu dalam menjaga pertahanan. Tetapi, secara ofensif, struktur ini menyebabkan ketergantungan yang besar pada umpan silang. Enggak mengherankan Kalau Julian Ryerson mengakhiri musim dengan 18 assist yang kuat (terbagi dalam 15 pertandingan).
Dengan gaya sepak bola ini, BVB dengan Segera menemui batas kemampuannya, terutama Ketika menghadapi Musuh yang setara atau lebih berkualitas. Dalam 16 pertandingan semacam ini (melawan Bayern, Leipzig, Stuttgart, Hoffenheim, Leverkusen, ManCity, Inter, Tottenham, dan Bergamo), hanya Eksis empat kemenangan. Sembilan pertandingan kalah, dengan kebobolan 28 gol.
