Drone Ukraina Serang Fasilitas Minyak Rusia di Novorossiysk

Fasilitas minyak di pelabuhan Esensial Laut Hitam Rusia, Novorossiysk, dilaporkan terbakar akibat serangan drone pada Sabtu (23/5/2026) Awal hari. Insiden ini menjadi rangkaian terbaru yang menghantam infrastruktur Daya negara tersebut, dilansir dari Bloombergtechnoz.

Layanan darurat regional Rusia mengonfirmasi bahwa jatuhnya puing drone memicu kebakaran di depot minyak kota pelabuhan tersebut. Puing-puing itu juga dilaporkan Terperosok di terminal minyak, meskipun rincian lebih lanjut belum dirilis oleh otoritas setempat.

Pengaruh dari peristiwa ini menyebabkan dua orang mengalami luka-luka dan sebuah bangunan permukiman mengalami kerusakan. Imej satelit NASA melalui Fire Information for Resource Management System pada hari Sabtu menunjukkan adanya anomali panas di depot minyak Grushovaya yang mengindikasikan kebakaran.

Fasilitas Grushovaya berfungsi menyimpan minyak mentah dan produk petroleum sebelum dikirim ke Sheskharis, terminal ekspor minyak terbesar Rusia di Laut Hitam. Berdasarkan data terminal Bloomberg, fasilitas Sheskharis mengirimkan lebih dari 544 ribu barel minyak mentah Rusia per hari pada bulan Lampau.

Hingga Begitu ini, operator pipa minyak Rusia Transneft PJSC selaku pemilik fasilitas belum memberikan tanggapan Formal. Sementara itu, pihak militer Ukraina juga belum merilis komentar terkait serangan di Novorossiysk ini.

Ukraina belakangan ini gencar meningkatkan serangan terhadap aset minyak Rusia guna menekan kemampuan pengolahan minyak Moskow di tengah kenaikan harga Dunia. Serangan sepanjang Mei 2026 ini telah menghentikan sebagian operasi kilang Esensial di Rusia bagian tengah dan menekan volume pengolahan minyak ke level terendah.

Pemerintah Rusia sendiri menyatakan bahwa situasi domestik terkait pasokan Daya Tetap berada dalam kondisi yang Terjamin dari gangguan.

“membawa perang ke Area Rusia.” kata Otoritas militer Ukraina.

Pernyataan tersebut sebelumnya sering dilontarkan pihak Ukraina Begitu mengklaim tanggung jawab atas serangan terhadap infrastruktur Daya Rusia. Di sisi lain, Kremlin memastikan pasokan bahan bakar di dalam negeri Kagak akan terganggu menjelang musim panas yang berpermintaan tinggi.

“Kagak Terdapat risiko gangguan pasokan bahan bakar,” kata juru bicara Dmitry Peskov.