DPRD Jatim Kawal Penyaluran Donasi Modal KIP Jawara 2026, Emak-emak di Surabaya Dapat Rp3 Juta

Foto BeritaJatim.com

Ringkasan Informasi

  • DPRD Jatim mengawal penyaluran Donasi modal usaha KIP Jawara 2026 di Surabaya.
  • Sebanyak 300 Perempuan dari 31 kecamatan menerima Donasi Rp3 juta.
  • Donasi modal usaha disertai pendampingan selama enam bulan dari Dinsos Jatim.
  • Program ditujukan Demi memperkuat pemberdayaan ekonomi Perempuan dan keluarga.

Surabaya (Liputanindo.id) – Personil Komisi E DPRD Jawa Timur, Cahyo Harjo Prakoso, mengawal langsung penyaluran program Donasi Kewirausahaan Inklusif Produktif (KIP) Jawa Timur Sejahtera atau Jawara di Convention Hall Arief Rahman Hakim, Kamis (21/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, ratusan emak-emak dari 31 kecamatan di Kota Surabaya menerima Donasi modal usaha produktif sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Hari ini kami melanjutkan suatu inisiasi dan semangat yang sangat positif dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur Yakni penyaluran KIP Jawara,” kata Cahyo Harjo Prakoso.

Politisi yang juga Ketua DPC Gerindra Surabaya itu mengatakan program KIP Jawara menjadi bentuk pemberdayaan ekonomi inklusif bagi Perempuan-Perempuan pelaku usaha kecil di Kota Pahlawan.

Menurutnya, program tersebut kembali diperluas melalui kolaborasi Serempak Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur sehingga jumlah penerima manfaat tahun ini meningkat.

“Ini adalah kali ketiga kami bersinergi dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur dan tahun ini Eksis Sekeliling 300 penerima manfaat,” ujarnya.

Dalam program tersebut, setiap penerima manfaat memperoleh Donasi modal usaha sebesar Rp3 juta yang wajib digunakan Demi kebutuhan usaha produktif dan berkelanjutan.

Selain menerima Donasi modal, para penerima manfaat juga akan mendapatkan pendampingan usaha selama enam bulan dari Dinas Sosial Jawa Timur agar Donasi yang diberikan dapat berkembang dan Cocok sasaran.

Cahyo berharap Donasi yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Timur tersebut Dapat dimanfaatkan secara bertanggung jawab Demi meningkatkan usaha sekaligus kesejahteraan keluarga.

“Anggaran dari APBD Provinsi Jawa Timur ini harus dipergunakan dengan Berkualitas, dengan akuntabilitas dan penuh profesional agar Pandai memberikan hasil terbaik,” katanya.

Ia menilai para penerima manfaat KIP Jawara Mempunyai peran Krusial sebagai penggerak ekonomi sekaligus inspirasi bagi Perempuan lain di lingkungan tempat tinggalnya.

“Mereka Tak hanya Mempunyai tugas meningkatkan pemberdayaan ekonomi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi Perempuan-Perempuan di kampungnya,” tutur politisi muda tersebut.

Cahyo menambahkan program KIP Jawara menjadi bukti kehadiran Pemerintah Provinsi Jawa Timur Serempak DPRD Jatim dalam mendukung masyarakat, khususnya Perempuan pelaku usaha kecil dan mikro.

Ia juga memastikan sinergi program pemberdayaan ekonomi akan Maju diperkuat pada tahun-tahun mendatang.

“Insyaallah tahun 2027 akan kami tingkatkan Tengah jumlah penerima manfaatnya agar dampaknya semakin luas bagi masyarakat,” kata dia.

Sementara itu, perwakilan Dinas Sosial Jawa Timur, Wiwik Suryani, menyebut keberhasilan program KIP Jawara Tak lepas dari kolaborasi antara pemerintah provinsi dan legislatif.

Ia mengapresiasi sinergi Serempak Cahyo Harjo Prakoso yang telah berjalan sejak 2025 hingga 2026 dalam memperluas jangkauan penerima manfaat di Surabaya.

“Kami berharap kolaborasi dan sinergi dengan legislatif seperti yang dilakukan Pak Cahyo Dapat Maju berjalan dan ke depan semakin banyak masyarakat yang tersentuh program ini,” pungkasnya. [asg/beq]